OpenAI baru saja memperkenalkan GPT-5, generasi terbaru dari model kecerdasan buatan (AI) yang akan menjadi otak di balik ChatGPT. GPT-5 digadang-gadang sebagai model AI terpadu pertama OpenAI yang menggabungkan kemampuan penalaran mendalam dengan kecepatan respons tinggi, menandai babak baru bagi pengembangan AI.
Apa Keunggulan Utama GPT-5 Dibanding Pendahulunya?
Salah satu inovasi utama GPT-5 adalah fitur real-time router yang mampu memilih cara terbaik untuk menjawab, apakah secara cepat untuk pertanyaan ringan atau lebih mendalam untuk masalah kompleks.
Model ini juga menunjukkan penurunan drastis dalam tingkat kesalahan informasi (hallucination), hanya sekitar 4,8%, jauh lebih rendah dibanding GPT-4o yang mencapai 20,6%.
Sam Altman, CEO OpenAI, menyatakan bahwa kehadiran GPT-5 adalah sebuah terobosan yang hampir tak terbayangkan dalam sejarah AI.
Baca juga : Cara Pintar Memilih Framework dan Library yang Tepat
Bagaimana Performa GPT-5 dalam Berbagai Uji Coba?
GPT-5 menunjukkan keunggulan di beberapa bidang utama dibandingkan model AI terkemuka lain seperti dari Anthropic, Google DeepMind, dan xAI milik Elon Musk.
- Dalam pengujian coding SWE-bench, GPT-5 mencetak skor 74,9%, mengungguli Claude Opus 4.1 (74,5%) dan Gemini 2.5 Pro (59,6%).
- Pada tes kemampuan matematika, humaniora, dan ilmu pengetahuan alam, GPT-5 Pro meraih skor 42%, sedikit di bawah xAI dan Grok 4 Heavy (44,4%).
- Dalam ujian sains tingkat PhD (GPQA Diamond), GPT-5 Pro mencapai skor tinggi 89,4%, mengalahkan Claude Opus 4.1 (80,9%) dan Grok 4 Heavy (88,9%).
Altman menyebut GPT-5 sebagai model yang terasa seperti bertanya langsung kepada pakar ahli tingkat PhD.
Seberapa Aman dan Andalkah GPT-5 dalam Menyajikan Informasi?
OpenAI juga menguji GPT-5 dalam menjawab pertanyaan kesehatan melalui HealthBench Hard Hallucinations. Hasilnya, tingkat kesalahan informasi GPT-5 hanya 1,6%, jauh lebih rendah dibanding GPT-4o yang mencapai 12,9%.
Alex Beutel, pemimpin riset keamanan OpenAI, menekankan bahwa GPT-5 tidak hanya meningkatkan keamanan dengan mengurangi penipuan, tetapi juga memperbaiki pengalaman pengguna melalui model yang lebih transparan dan dapat dipercaya.
Baca juga : Wakil Rektor Teknokrat Mahathir Muhammad, Di Balik Layar Reuni Akbar
Siapa yang Bisa Mengakses GPT-5 dan Apa Bedanya dengan Versi Sebelumnya?
GPT-5 kini tersedia secara gratis bagi semua pengguna ChatGPT, menjadi kali pertama OpenAI membuka akses luas untuk model penalaran canggih.
Pengguna ChatGPT Plus mendapatkan batas penggunaan lebih besar, sementara pelanggan ChatGPT Pro mendapatkan akses ke GPT-5 Pro dengan kemampuan bernalar yang lebih tinggi.
Menurut pernyataan dari OpenAI, peluncuran ini adalah langkah penting dalam misi mereka untuk memastikan teknologi AI dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Penulis : aqilah az-zahra