Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Operasi Bersih Kuantan: Polda Riau Musnahkan 24 Rakit PETI dan Tangkap 5 Pelaku

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Operasi Bersih Kuantan: Polda Riau Musnahkan 24 Rakit PETI dan Tangkap 5 Pelaku

Polda Riau Menindak Penambangan Emas Ilegal dalam Operasi Bersih Kuantan

Polda Riau sukses melaksanakan Operasi Bersih Kuantan, sebuah operasi penindakan terhadap praktik penambangan emas tanpa izin (PETI), yang bertujuan untuk menjaga kelestarian alam dan mendukung keamanan menjelang Festival Pacu Jalur. Dalam operasi yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2025, Polda Riau berhasil menghancurkan 24 rakit PETI dan menangkap lima orang tersangka yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

Baca juga : KPU Siak Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada 2024 Rp5 Miliar Lebih

Operasi Bersih Kuantan: Penegakan Hukum dan Perlindungan Lingkungan

Brigjen Jossy Kusumo, Wakapolda Riau, menjelaskan bahwa penindakan terhadap pelaku PETI ini merupakan bagian dari visi 'Green Policing' Polda Riau yang menekankan keberlanjutan lingkungan. Operasi ini dilakukan dengan fokus pada kawasan Sungai Batang Kuantan, yang selama ini dikenal sebagai lokasi utama aktivitas penambangan ilegal.

"Selama dua hari operasi, kami berhasil menindak dan memusnahkan 24 unit rakit yang digunakan untuk aktivitas PETI," ungkap Brigjen Jossy Kusumo. Ia menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem Sungai Batang Kuantan.

Persiapan Menyambut Festival Pacu Jalur 2025

Selain penindakan terhadap PETI, operasi ini juga dilaksanakan untuk mempersiapkan kenyamanan masyarakat dan para pengunjung Festival Pacu Jalur 2025 yang akan digelar pada 20-24 Agustus 2025. Brigjen Jossy menekankan pentingnya menjaga citra positif Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah perhelatan besar tersebut.

"Kami harus memastikan bahwa aktivitas PETI yang merusak lingkungan tidak mencoreng citra daerah ini di mata dunia," ujar Jossy Kusumo. Diharapkan dengan bersihnya Sungai Batang Kuantan dari tambang ilegal, kualitas air akan terjaga dan suasana Festival Pacu Jalur dapat dinikmati dengan nyaman.

Pengembangan Kasus dan Tersangka Pemodal Masih Diburu

Selama operasi ini, Polda Riau bersama Polres Kuansing berhasil menangkap lima tersangka yang terlibat dalam kegiatan PETI. Tiga tersangka ditangkap oleh Polda Riau, sementara dua tersangka lainnya ditangkap oleh Polres Kuansing. Tersangka yang ditangkap oleh Polda Riau merupakan penambang dan operator rakit.

"Kami masih mengembangkan kasus ini lebih lanjut, karena kami mendapatkan informasi adanya pemodal yang mendanai kegiatan PETI di lokasi tersebut," ujar Kombes Ade Kuncoro Ridwan, Dirreskrimsus Polda Riau.

Sementara itu, Polres Kuansing juga mengungkap kegiatan PETI di Dusun Pasir Putih, Desa Titian Modang, dengan menangkap dua tersangka, yaitu B sebagai pekerja dan F sebagai pemodal. F memberikan uang kepada B untuk membeli emas dari hasil penambangan ilegal, dengan keuntungan sekitar Rp 150 ribu per gram.

Baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian

Kesimpulan: Upaya Bersama untuk Menjaga Lingkungan

Operasi Bersih Kuantan yang dilaksanakan oleh Polda Riau adalah langkah nyata dalam menanggulangi penambangan emas ilegal dan melindungi ekosistem di wilayah Kuantan Singingi. Selain menjaga kebersihan Sungai Batang Kuantan, upaya ini juga mendukung suksesnya pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2025, yang menjadi kebanggaan daerah. Pemerintah setempat dan aparat penegak hukum terus berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam dan menindak tegas praktik ilegal yang merusak lingkungan.

Penulis : adilah az-zahra