Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Paus Leo XIV menyerukan 'Akhiri Semua Perang' dalam Doa Angelus

Gambar untuk Paus Leo XIV menyerukan 'Akhiri Semua Perang' dalam Doa Angelus

Paus Leo XIV kembali mengingatkan umat dunia untuk berdoa bagi perdamaian global dan mengakhiri semua perang, dalam doa Angelus yang disampaikan pada hari Minggu. Seruan ini kembali menggema di tengah peringatan 80 tahun pengeboman Hiroshima dan Nagasaki yang mengingatkan umat manusia akan bahaya konflik bersenjata.

baca juga:Implementasi IoT dalam Monitoring Sistem Kapal


Doa Angelus Paus Leo XIV: Seruan untuk Perdamaian

Pada doa Angelus minggu lalu, Paus Leo XIV menyerukan dunia untuk memperbarui komitmen mereka terhadap perdamaian. Beliau meminta umat beriman untuk berdoa agar perang-perang di seluruh dunia dapat diakhiri, memohon agar konflik-konflik yang telah menghancurkan banyak nyawa tidak lagi menjadi jalan keluar untuk menyelesaikan perbedaan.


Peringatan 80 Tahun Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki

80 tahun setelah pengeboman Hiroshima dan Nagasaki, Paus Leo XIV menyatakan bahwa peringatan tersebut membawa kembali ingatan akan kehancuran yang ditimbulkan oleh perang, serta pentingnya upaya untuk menanggulangi perang di masa depan. Paus mengingatkan bahwa perang bukanlah solusi untuk konflik, tetapi sebaliknya, hanya menambah penderitaan dan kesengsaraan bagi umat manusia.


Pesan Paus Leo XIV untuk Dunia

Paus menekankan pentingnya komitmen kolektif untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan aman. Ia mengajak semua orang, terlepas dari latar belakang dan keyakinan mereka, untuk berdoa agar dunia tidak lagi terjerumus ke dalam konflik yang membawa kehancuran.

"Di tengah ketegangan politik dan konflik global, kita harus tetap menjaga harapan dan terus berdoa agar perdamaian dapat terwujud," ujar Paus dalam doanya.

baca juga:LLDIKTI dukung Produk Penelitian Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia ke Nasional


Harapan Paus untuk Masa Depan yang Damai

Sebagai pemimpin spiritual, Paus Leo XIV berharap dunia dapat belajar dari sejarah kelam akibat perang dan berusaha mewujudkan perdamaian yang lebih abadi. Ia menekankan pentingnya kerjasama internasional dalam membangun dunia yang bebas dari peperangan.

penulis:dafa aditiya.f