1. Pendahuluan
Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Makassar resmi dilantik oleh Pengurus Besar (PB) PMII, menandai dimulainya masa khidmat periode 2025–2027. Muh Arfiansyah Aris dipercaya memimpin dengan semangat “Gerak Tanpa Sekat” sebagai tag line utama kepemimpinannya Rakyat Sulsel+10https://enewsindonesia.com+10Fajar Sulsel+10.
Baca juga : Persib vs Western Sydney: Alasan Juan Mata Absen di Laga Uji Coba di GBLA
2. Proses Pelantikan dan Legalitas
2.1 Patuh Prosedur Konstitusi
Konferensi Cabang (Konfercab) ke‑XXXIII yang digelar di Makassar pada 1–2 Juni 2025 diikuti oleh 4 komisariat dan 20 rayon, menjadikan kepemimpinan Arfiansyah sah secara konstitusi organisasi Rakyat Sulsel+2https://enewsindonesia.com+2Celebes Today+2.
Arfiansyah menegaskan bahwa pencalonannya valid karena telah dilaksanakan sesuai aturan resmi organisasi Celebes Today.
2.2 Pengakuan dari PB IKA PMII
Ketua PB IKA PMII hadir dalam Konfercab dan mengonfirmasi legalitas kepengurusan sebagai cabang resmi yang diakui oleh PB PMII pusat Universitas Islam Makassar+3https://enewsindonesia.com+3Celebes Today+3.
3. Visi dan Semangat Kepemimpinan Baru
3.1 Tagline "Gerak Tanpa Sekat"
Dengan jargon “Gerak Tanpa Sekat”, Arfiansyah memimpin PC PMII Makassar dengan semangat inklusivitas dan sinergi—berharap menghapus batasan internal demi memperkuat gerakan kader.
3.2 Komitmen Kolaborasi Strategis
Dalam pertemuan silaturahmi dengan DPRD Makassar, Arfiansyah bertekad menjalin sinergi antara PMII dan wakil rakyat, memastikan aspirasi masyarakat diperjuangkan melalui dialog konstruktif Universitas Islam Makassar+7Fajar Sulsel+7Rakyat Sulsel+7.
4. Target dan Rencana Aksi
4.1 Mengawal Kebijakan Publik
PC PMII Makassar berencana mengawal berbagai kebijakan pemerintah kota agar berpihak pada kepentingan masyarakat lokal. Pertemuan dengan legislator Muchlis Misbah menjadi langkah awal membangun komunikasi publik yang transparan Fajar Sulsel.
4.2 Penyampaian Aspirasi Program
Arfiansyah menyebutkan sejumlah isu krusial seperti layanan publik, pendidikan, dan ekonomi rakyat sebagai fokus utama yang akan disuarakan kepada pemerintah kota dalam bentuk gagasan dan advokasi nyata Fajar Sulsel.
5. Tantangan dan Penegasan Legitimasi
5.1 Menolak Konfercab Ilegal
Arfiansyah menolak keras adanya Konfercab alternatif yang dianggap ilegal. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan dirinya dilaksanakan sah oleh 4 komisariat dan 20 rayon yang sah, serta mendapat mandat dari ketua cabang sebelumnya Celebes Today+1https://enewsindonesia.com+1.
5.2 Sikap Tegas terhadap Disrupsi Organisasi
Arfiansyah menyerukan agar PB PMII menindak tegas pihak-pihak yang melanggar aturan organisasi dan merusak legitimasi cabang resmi Celebes Today.
6. Dampak dan Harapan Ke Depan
6.1 Memperkuat Kaderisasi dan Visibilitas
Dengan legitimasi resmi dan semangat terbuka, kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan peran kader sebagai agen perubahan, serta memperluas jaringan kolaboratif.
6.2 Pelayanan Aspirasi Publik
Melalui pendekatan sistematik, PC PMII Makassar di bawah kepemimpinan Arfiansyah diharapkan mampu mendekatkan suara masyarakat kepada pengambil kebijakan, memperkuat kontrol sosial.
Baca juga : Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas
Kesimpulan
Pelantikan PC PMII Makassar oleh PB PMII dengan kepemimpinan Muh Arfiansyah Aris menandai babak baru dalam sejarah gerakan mahasiswa kota. Semangat “Gerak Tanpa Sekat” menjadi fondasi kolaboratif antara organisasi dan stakeholder lokal. Penegasan legalitas dan komitmen advokasi publik membuka peluang PMII Makassar untuk berkembang sebagai elemen kekuatan konstruktif dalam masyarakat.
Penulis : helen putri marsela