Pertumbuhan PDB 2Q25 Melampaui Ekspektasi, Tertinggi Sejak 2Q23
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh sebesar +5,12% YoY pada kuartal II-2025 (2Q25), meningkat dibanding kuartal sebelumnya yang berada di angka +4,87% YoY (1Q25). Angka ini melampaui ekspektasi pasar dan konsensus yang memperkirakan pertumbuhan sekitar 4,8%.
Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi sejak kuartal II-2023, didorong oleh:
- Kenaikan konsumsi rumah tangga sebesar +5,0% YoY
- Lonjakan investasi sebesar +7,0% YoY
baca juga:CHAN 2024: Senegal Taklukkan Nigeria 1-0 di Laga Pembuka Berkat Gol Christian Gomis
Konsumsi Rumah Tangga Naik, Didukung Musim Liburan Sekolah dan Idul Adha
Sektor Transportasi dan Restoran Tumbuh Signifikan
Musim liburan sekolah dan Idul Adha mendorong konsumsi masyarakat, terutama di sektor:
- Transportasi: +6,5% YoY
- Restoran & hotel: +6,8% YoY
Kedua sektor tersebut mencatat pertumbuhan lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya (masing-masing +6,2% dan +6,1% pada 1Q25).
Stimulus Pemerintah Bantu Dorong Konsumsi
Paket stimulus dari pemerintah seperti diskon transportasi umum turut memperkuat daya beli masyarakat. Namun demikian, belanja pemerintah masih mencatatkan pertumbuhan negatif -0,3% YoY, meskipun lebih baik dibanding -1,4% YoY di kuartal I-2025.
Investasi Melonjak 7,0% YoY, Mesin dan Bangunan Jadi Motor Pertumbuhan
Mesin dan Peralatan Tumbuh Hingga 25,3% YoY
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi meningkat tajam menjadi +7,0% YoY pada 2Q25 dari hanya +2,1% YoY di 1Q25. Rinciannya:
- Mesin & peralatan: +25,3% YoY (vs. +8,0% di 1Q25)
- Bangunan: +4,9% YoY (vs. +1,4% di 1Q25)
Sektor Swasta dan Publik Sama-sama Tumbuh
Investasi sektor:
- Swasta: +7,4% YoY
- Pemerintah: +4,0% YoY
Pertumbuhan investasi tersebut merupakan yang tertinggi sejak kuartal II-2021, seiring dengan dimulainya proyek-proyek strategis nasional seperti Sekolah Rakyat dan revitalisasi rumah sakit.
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi FY25 Tetap di Kisaran 5,0%
Konsumsi Diperkirakan Normal, Belanja Pemerintah Jadi Penopang Baru
Meski konsumsi rumah tangga diperkirakan kembali normal di kuartal III-2025, prospek ekonomi tetap positif karena:
baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Wisuda 2025: Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global
- Belanja pemerintah diprediksi meningkat, berkat rencana peluncuran stimulus ekonomi tambahan pada 2H25
- Investasi diharapkan tetap kuat seiring keberlanjutan proyek infrastruktur
Proyeksi PDB dan Investasi FY25
- Proyeksi PDB FY25: +5,0% YoY (sama seperti FY24)
- Proyeksi investasi FY25: +4,8% YoY (naik dari +4,6% di FY24)
penulis:Anis puspita sari