Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal kedua tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang menggembirakan, mencapai +5,12% year on year (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan kuartal pertama yang berada di level +4,87% yoy, serta melampaui ekspektasi pasar dan konsensus yang diperkirakan sekitar 4,8% yoy. Peningkatan ini merupakan pertumbuhan tahunan tertinggi sejak kuartal kedua tahun 2023.
baca jugaDeddy Corbuzier Geram, Dedi Mulyadi Siap Bawa Timothy Ronald ke Barak Militer
Apa Penyebab Utama Peningkatan Pertumbuhan PDB Kuartal 2-2025?
Pendorong utama pertumbuhan ini adalah konsumsi rumah tangga dan investasi yang lebih kuat. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar +5,0% yoy, naik dari +4,9% yoy pada kuartal pertama. Sektor transportasi serta restoran dan hotel menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan masing-masing +6,5% dan +6,8% yoy, meningkat dari +6,2% dan +6,1% yoy pada kuartal sebelumnya.
Faktor yang mempengaruhi peningkatan konsumsi ini termasuk musim libur sekolah dan Idul Adha yang lebih panjang dari perkiraan, serta stimulus pemerintah berupa diskon transportasi umum yang mendukung pengeluaran masyarakat. Meski demikian, belanja pemerintah justru menunjukkan penurunan sebesar -0,3% yoy, meskipun sudah membaik dibandingkan kuartal pertama yang turun -1,4% yoy.
Bagaimana Peranan Investasi dalam Pertumbuhan Ekonomi?
Investasi atau pembentukan modal tetap bruto juga mengalami percepatan signifikan, meningkat menjadi +7,0% yoy dibandingkan +2,1% yoy pada kuartal pertama. Kenaikan investasi didorong oleh kontribusi dari sektor swasta yang tumbuh +7,4% yoy dan sektor publik yang naik +4,0% yoy, keduanya mengalami akselerasi dari kuartal sebelumnya.
Dari segi komponen investasi, mesin dan peralatan mencatat lonjakan terbesar dengan pertumbuhan +25,3% yoy, naik tajam dari +8,0% yoy pada kuartal pertama. Sementara itu, investasi di bidang bangunan juga tumbuh positif sebesar +4,9% yoy, meningkat dari +1,4% yoy sebelumnya. Kenaikan di sektor bangunan kemungkinan dipengaruhi oleh dimulainya sejumlah proyek infrastruktur pemerintah, seperti pembangunan Sekolah Rakyat dan revitalisasi rumah sakit.
baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia dan Unikom Sepakat Kerja Sama
Apa Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2025?
Riset terbaru dari IndoPremier memperkirakan pertumbuhan PDB tahun penuh 2025 akan mencapai sekitar +5,0% yoy, sama dengan tingkat pertumbuhan tahun 2024. Konsumsi rumah tangga diperkirakan akan kembali normal di kuartal-kuartal berikutnya setelah lonjakan musim liburan, namun diimbangi dengan kenaikan belanja pemerintah berkat rencana peluncuran stimulus ekonomi tambahan pada semester kedua tahun ini.
Selain itu, investasi diperkirakan akan tumbuh sedikit lebih tinggi yaitu sekitar +4,8% yoy sepanjang tahun 2025, naik dari +4,6% yoy pada tahun sebelumnya, didukung oleh momentum kuat pada kuartal kedua.
penulis:Titin af-idatus soraya