Presiden Prabowo Siapkan Pelantikan Wakil Panglima TNI pada Upacara Militer di Batujajar
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk melantik Wakil Panglima TNI pada acara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang akan diselenggarakan di Batujajar, Jawa Barat, pada hari Minggu (10/8/2025). Pelantikan ini menjadi momen penting dalam sejarah kepemimpinan TNI, mengingat jabatan Wakil Panglima TNI telah kosong selama beberapa tahun.
baca juga:Prediksi Bayern Munchen vs Tottenham Pramusim 2025, Spurs Bawa Modal Positif
Pelantikan Bersama dengan Jabatan Strategis Lainnya
Selain Wakil Panglima TNI, dalam upacara tersebut juga akan dilakukan pelantikan sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat (Pangkorpasgat). Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, mengonfirmasi bahwa pelantikan Wakil Panglima TNI akan dilakukan bersamaan dengan pengukuhan jabatan-jabatan lainnya.
Jabatan Wakil Panglima TNI yang Telah Lama Kosong
Jabatan Wakil Panglima TNI sempat kosong sejak tahun 2020, ketika jabatan tersebut terakhir kali dipegang oleh Fachrul Razi. Pengisian kembali posisi ini menjadi langkah penting bagi TNI, mengingat peran Wakil Panglima TNI yang strategis dalam mendampingi Panglima TNI, terutama di tengah kompleksitas tugas yang dihadapi TNI saat ini.
Peraturan Presiden Menghidupkan Kembali Posisi Wakil Panglima TNI
Jabatan Wakil Panglima TNI dihidupkan kembali setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI pada 18 Oktober 2019. Dalam Perpres tersebut, ditetapkan bahwa Wakil Panglima TNI akan dijabat oleh perwira tinggi berpangkat bintang empat, yang bertugas membantu Panglima TNI dalam melaksanakan tugas-tugas strategis dan operasional TNI.
Tantangan Menanti Sosok yang Akan Mengisi Posisi Strategis ini
Meskipun pelantikan Wakil Panglima TNI sudah di depan mata, hingga saat ini, identitas perwira yang akan mengisi jabatan tersebut masih dirahasiakan. Penunjukan ini tentu menjadi sorotan karena akan memiliki dampak besar terhadap struktur kepemimpinan TNI dan peningkatan efisiensi dalam menjalankan berbagai tugas TNI ke depan.
penulis: lili rahma dini