Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Peluang Hasto Kembali Jadi Sekjen PDI-P, Semua Bergantung pada Megawati

Gambar untuk Peluang Hasto Kembali Jadi Sekjen PDI-P, Semua Bergantung pada Megawati

Loyalitas Hasto Jadi Alasan Kader Usulkan Kembali

Sejumlah kader PDI Perjuangan menginginkan agar Hasto Kristiyanto kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai, menyusul pembebasannya dari Rutan KPK setelah mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (1/8/2025). Keinginan itu mencuat karena loyalitas dan dedikasi Hasto yang sudah teruji terhadap Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri.

Saat ini, posisi sekjen masih dirangkap oleh Megawati setelah jabatan tersebut kosong akibat proses hukum yang melibatkan Hasto. Dalam Kongres ke-VI PDI-P di Bali pada Sabtu (2/8/2025), Megawati tetap dipercaya memimpin partai sekaligus mengisi jabatan sekjen.

baca:Mary Kills People Episode 1: Lee Min Ki Minta Bantuan, Lee Bo Young Temukan Detektif Tergeletak di Jalan

Guntur Romli: Loyalitas Hasto Tidak Perlu Diragukan

Politikus PDI-P, Guntur Romli, menyatakan bahwa dorongan agar Hasto kembali mengisi jabatan sekjen muncul dari para kader karena keyakinan atas kesetiaannya pada partai dan Megawati.

“Mas Hasto sudah membuktikan dedikasinya. Tapi keputusan sepenuhnya ada di tangan Ibu Ketua Umum,” ujar Guntur.

Guntur juga menyebut bahwa Hasto siap menerima amanat apapun dari Megawati setelah bebas, demi terus mengabdi untuk bangsa dan negara melalui PDI-P.

Hak Prerogatif Ada di Tangan Megawati

Meski dorongan dari kader menguat, keputusan siapa yang akan menjabat sekjen tetap merupakan hak prerogatif Megawati Soekarnoputri. Guntur menegaskan bahwa hanya ketua umum yang memiliki wewenang penuh untuk menunjuk sosok di posisi strategis tersebut.

“Kalaupun ada yang akan ditugaskan, itu hak prerogatif ketua umum,” imbuhnya.

Hasto sendiri langsung mengikuti Kongres di Bali sehari setelah dibebaskan, sebagai bentuk kesetiaan dan komitmennya terhadap partai.

Ganjar dan Komarudin: Megawati Masih Percaya Kader Lama

Ketua DPP PDI-P, Ganjar Pranowo, tidak memberikan kepastian soal kemungkinan Hasto kembali menjadi sekjen. Namun, ia menilai komposisi pengurus yang baru menunjukkan bahwa Megawati masih mempercayai kader lama untuk mengisi posisi strategis di partai.

“Saya kira iya,” ujar Ganjar singkat.

Senada dengan itu, Ketua DPP PDI-P lainnya, Komarudin Watubun, meyakini Megawati memiliki pertimbangan matang dengan merangkap jabatan sekjen, baik untuk kepentingan internal partai maupun kepentingan politik yang lebih luas.

Pengamat: PDIP Belum Temukan Figur Sekjen Pengganti

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai bahwa rangkap jabatan yang dilakukan Megawati menunjukkan PDI-P belum menemukan sosok yang tepat untuk posisi sekjen.

“Sepertinya PDIP masih kesulitan mencari figur sekjen yang pas, makanya jabatan itu dirangkap oleh Megawati,” jelas Adi.

Menurutnya, sekjen PDI-P harus memiliki kapasitas untuk menerjemahkan visi dan misi partai, serta menjalankan arahan langsung dari Megawati, yang menjadikan pencariannya tidak mudah.

baca:Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas

Peluang Hasto Masih Terbuka, Tapi Belum Pasti

Menanggapi kemungkinan Hasto kembali ke posisi sekjen, Adi menyebut bahwa situasinya masih penuh dinamika internal. Penentuan posisi strategis seperti sekjen kerap melibatkan banyak pertimbangan dan potensi tarik-menarik kepentingan.

“Tak ada yang bisa memastikan. Semua tergantung Ketua Umum,” tegas Adi.

penulis: inziria