Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Pendiri Linux mengkritik keras kode RISC-V dari insinyur Google: "Itu sampah yang membuat dunia lebih buruk"

Kategori: Teknologi
Gambar untuk Pendiri Linux mengkritik keras kode RISC-V dari insinyur Google: "Itu sampah yang membuat dunia lebih buruk"

Linus Torvalds, pendiri Linux, kembali menarik perhatian komunitas pengembang dengan kritik tajamnya terhadap permintaan untuk memasukkan kode RISC-V yang diajukan oleh insinyur Google, Palmer Dabbelt. Permintaan tersebut dimasukkan untuk Linux kernel 6.17 pada 8 Agustus. Torvalds mengecam waktu pengajuan yang terlambat dan kualitas kode yang dinilai tidak memadai. Dalam komentarnya, Torvalds tidak ragu menyebut kode tersebut sebagai "sampah" dan menyatakan bahwa kode tersebut "membuat dunia lebih buruk."

baca juga:10 Gambar Rumah Mezzanine Sederhana yang Cozy dan Multifungsi

Kritik Keras Terhadap Keterlambatan dan Kualitas Kode

Torvalds menyampaikan ketidaksenangannya terkait keterlambatan pengajuan patch yang seharusnya sudah diajukan lebih awal. Dia mengingatkan Dabbelt untuk selalu mematuhi jadwal pengiriman patch dan memastikan kode yang dikirimkan berkualitas baik.

  • Terlambat dan Tidak Memenuhi Standar
    Torvalds menekankan bahwa kode yang diajukan terlambat, hanya sehari sebelum jendela penggabungan ditutup. Selain itu, kualitas kode juga dipertanyakan, terutama perubahan pada berkas header umum yang tidak terkait langsung dengan RISC-V. Torvalds menyebutkan bahwa hal itu seharusnya tidak pernah diterima, apalagi di akhir jendela penggabungan.
  • Mengapa Kode Itu Dikenal Sebagai 'Sampah'
    Torvalds menilai bahwa kode tersebut tidak hanya terlambat tetapi juga tidak berguna, menyebutnya sebagai "sampah" yang memperburuk kode yang sudah ada. Kode tersebut, yang menyertakan elemen-elemen yang tidak perlu, dianggap membingungkan dan mengganggu pengembangan lebih lanjut.

Peringatan Tegas dari Torvalds untuk Pengembang Kernel

Torvalds tidak hanya mengkritik keterlambatan dan kualitas kode, tetapi juga memberi peringatan keras kepada pengembang lain di komunitas Linux. Dia menyatakan dengan tegas bahwa tidak akan ada lagi permintaan penarikan terlambat atau kode yang tidak relevan di luar pohon RISC-V.

  • Batasan Ketat untuk Pengiriman Patch di Masa Depan
    Torvalds mengingatkan pengembang agar mengirimkan kontribusi mereka lebih awal dan dengan kualitas yang lebih baik untuk memastikan proses penggabungan kernel berjalan lancar. Torvalds berharap agar kontribusi untuk Linux 6.18 disiapkan lebih awal dan tanpa kode yang tidak perlu.

Reaksi Komunitas terhadap Kritik Torvalds

Reaksi terhadap pernyataan keras Torvalds beragam. Beberapa pengembang menganggap bahwa nada langsung Torvalds efektif dalam menjaga standar kualitas pengembangan kernel Linux. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa penting untuk menjaga dialog yang lebih konstruktif dalam komunitas pengembang.

baca juga:Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025

  • Pendapat yang Mendukung dan Menentang
    Sementara sebagian mendukung gaya komunikasi Torvalds yang lugas, beberapa lainnya berpendapat bahwa cara berbicara yang lebih lembut dan dialog terbuka akan lebih memfasilitasi pengembangan yang lebih baik.

penulis:dafa aditiya.f