Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Penerbang Ditangkap Terkait Penembakan Mematikan M18 di FE Warren

Gambar untuk Penerbang Ditangkap Terkait Penembakan Mematikan M18 di FE Warren

Penangkapan Penerbang Terkait Insiden Penembakan di Pangkalan FE Warren

Seorang penerbang Angkatan Udara AS telah ditangkap sehubungan dengan penembakan fatal yang terjadi di Pangkalan Angkatan Udara FE Warren di Wyoming pada 20 Juli 2025. Prajurit Brayden Lovan, seorang anggota pasukan keamanan berusia 21 tahun, tewas akibat tembakan dari pistol M18 yang terjadi saat ia sedang bertugas.

baca Juga:TBSM Itu Keren! Jurusan Praktis yang Langsung Cuan!

Dakwaan terhadap Penerbang yang Terlibat

Penerbang yang ditangkap (identitas tidak disebutkan) didakwa dengan pembunuhan tidak disengaja, menghalangi keadilan, dan membuat pernyataan resmi palsu. Meskipun dakwaan belum diumumkan, pihak berwenang menegaskan bahwa individu tersebut dianggap tidak bersalah sampai ada keputusan pengadilan.

Penyelidikan dan Penghentian Penggunaan Pistol M18

Insiden ini memicu penyelidikan mendalam oleh Angkatan Udara AS, yang kemudian memerintahkan penghentian penggunaan pistol M18 yang diproduksi oleh Sig Sauer. Hal ini dilakukan setelah laporan awal menunjukkan bahwa pistol tersebut kemungkinan melepaskan tembakan tanpa penarikan pelatuk.

Sebagai langkah pengamanan, Komando Serangan Global Angkatan Udara menginstruksikan penghentian penggunaan pistol M18 di seluruh angkatan udara dan melaksanakan inspeksi menyeluruh pada senjata api tersebut. Sementara itu, penerbang Pasukan Keamanan akan dilengkapi dengan senapan M4 sampai pelatihan keselamatan baru selesai.

Tentang Pistol M18 dan Tuntutan Hukum

Sig Sauer telah membela keamanan produk M18 mereka, yang merupakan varian dari pistol sipil P320. Pistol ini telah digunakan oleh Angkatan Udara dan beberapa cabang militer lainnya. M18 dirancang dengan pengaman manual untuk memenuhi kebutuhan militer. Sig Sauer juga telah menawarkan bantuan kepada militer dalam penyelidikan yang berlangsung.

Kematian Brayden Lovan dan Pengaruh Insiden ini

Brayden Lovan bergabung dengan Angkatan Udara AS pada November 2023 dan mulai bertugas di Pangkalan FE Warren pada Mei 2024. Sebagai operator sistem penargetan jarak jauh, Lovan bertanggung jawab atas pengelolaan menara keamanan pangkalan. Kematian Lovan menciptakan kesedihan mendalam di kalangan rekan-rekannya di Skuadron Pasukan Keamanan ke-90.

baca Juga:Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul

Tanggapan dari Sig Sauer dan Angkatan Udara AS

Sig Sauer telah mengonfirmasi bahwa mereka proaktif menawarkan bantuan dalam penyelidikan terkait insiden ini. Perusahaan tersebut memastikan komitmennya terhadap keselamatan dan keamanan anggota militer AS, serta konsumen mereka secara umum.

penulis:dafa aditiya.f