Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Penulisan Singkatan “Sampai Dengan” yang Benar

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Penulisan Singkatan “Sampai Dengan” yang Benar

Penggunaan singkatan dalam tulisan sangat penting untuk membuat teks lebih efisien dan mudah dipahami. Salah satu singkatan yang sering digunakan dalam berbagai jenis tulisan adalah “sampai dengan” yang disingkat sebagai "s.d.". Namun, banyak yang masih bingung tentang bagaimana cara penulisan yang tepat dan aturan-aturan seputar singkatan ini. Untuk itu, mari kita bahas lebih lanjut mengenai penulisan singkatan "sampai dengan" yang benar dalam artikel ini.

Baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Umum Pada Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi Lampung 2025

Apa Itu Singkatan "Sampai Dengan"?

Singkatan “s.d.” adalah singkatan dari "sampai dengan". Biasanya, singkatan ini digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari dokumen resmi hingga tulisan sehari-hari. “S.d.” umumnya digunakan untuk menyatakan batas waktu atau rentang, baik dalam hal tanggal, angka, atau urutan tertentu. Misalnya, dalam penulisan periode waktu atau saat menyebutkan angka yang mencakup suatu rentang tertentu.

Contoh penggunaannya:

  • "Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 s.d. 10 Januari."
  • "Harga barang tersebut adalah Rp 50.000 s.d. Rp 100.000."

Bagaimana Cara Menulis Singkatan "Sampai Dengan"?

Meskipun singkatan "s.d." sering digunakan, tidak semua orang tahu cara menulisnya dengan benar. Berikut adalah beberapa aturan penting dalam penulisan singkatan "s.d." yang perlu Anda ketahui:

  1. Penulisan Singkatan dengan Tanda Titik
    Singkatan “s.d.” selalu ditulis dengan menggunakan tanda titik di akhir setiap hurufnya. Hal ini bertujuan untuk menandakan bahwa itu adalah sebuah singkatan.
  2. Tidak Perlu Menambah Tanda Baca Lainnya
    Jika singkatan "s.d." digunakan di tengah kalimat, maka Anda tidak perlu menambahkan tanda baca lain, kecuali jika diperlukan oleh struktur kalimat. Misalnya, jika singkatan "s.d." digunakan di akhir kalimat, maka Anda cukup menuliskannya tanpa koma setelahnya.
  3. Posisi dalam Kalimat
    Singkatan "s.d." biasanya digunakan untuk menyatakan rentang atau batasan, seperti batas waktu atau angka. Sebagai contoh:
    • “Acara tersebut berlangsung dari pukul 09.00 s.d. 15.00.”
    • “Penawaran berlaku hingga tanggal 1 s.d. 5 Mei.”
  4. Tanda Titik yang Tepat
    Biasanya, tanda titik hanya digunakan setelah singkatan "s.d.", bukan sebelum atau sesudahnya. Misalnya:
    • "Dari pukul 08.00 s.d. 16.00." (dengan titik setelah "d.")

Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan Singkatan "Sampai Dengan"?

Meski singkatan "s.d." sering digunakan, ada kalanya penggunaannya bisa membuat kalimat menjadi kurang tepat atau membingungkan. Berikut adalah beberapa kondisi di mana sebaiknya Anda tidak menggunakan singkatan ini:

  1. Dalam Penulisan yang Sangat Formal
    Dalam penulisan yang sangat formal, terutama dalam karya ilmiah atau hukum, lebih disarankan untuk menulis “sampai dengan” secara lengkap daripada menggunakan singkatan "s.d.". Misalnya, dalam dokumen hukum atau akademik, penggunaan "sampai dengan" lebih disukai daripada "s.d.".
  2. Ketika Ada Ambiguitas
    Penggunaan singkatan "s.d." bisa menjadi ambigu jika tidak jelas apa yang dimaksud, terutama dalam konteks yang sangat spesifik. Untuk menghindari kebingunguan, pastikan bahwa kalimat Anda jelas dan mudah dimengerti, serta tidak menyebabkan salah tafsir.
  3. Jika Menggunakan Bahasa yang Lebih Santai
    Dalam tulisan sehari-hari atau percakapan santai, terkadang penggunaan singkatan "s.d." bisa terasa kaku. Sebaiknya gunakan penulisan lengkap "sampai dengan" agar lebih mudah dipahami oleh pembaca yang tidak terbiasa dengan singkatan tersebut.

Apakah Ada Alternatif Lain untuk “S.d.”?

Selain menggunakan singkatan "s.d.", ada beberapa alternatif lain yang bisa digunakan, tergantung konteks dan jenis tulisan. Misalnya, dalam beberapa situasi, Anda bisa menggunakan kata-kata lain untuk menggantikan “sampai dengan”:

  1. Penggunaan Tanda Pisah atau Dash
    Terkadang, jika Anda ingin menyebutkan rentang angka atau waktu, tanda pisah atau dash (–) dapat digunakan. Contohnya:
    • “Harga barang tersebut berkisar antara Rp 50.000–Rp 100.000.”
    • “Pertandingan akan dilaksanakan pada pukul 09.00–17.00.”
  2. Menggunakan “Hingga”
    Kata "hingga" juga bisa menjadi alternatif yang baik untuk menggantikan “sampai dengan”. Misalnya:
    • “Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 hingga 10 Januari.”
    • “Batas waktu pengumpulan tugas hingga 30 September.”

Baca juga : Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Raih Prestasi di Ajang Lomba Nasional Rimau Robotic Contest dan Exhibition 2025

Kesimpulan

Singkatan “s.d.” memang sering digunakan dalam berbagai jenis tulisan, baik resmi maupun sehari-hari. Meskipun demikian, penting untuk menggunakan singkatan ini dengan tepat sesuai dengan aturan yang ada. Penulisan singkatan ini harus dilakukan dengan hati-hati agar pembaca tidak bingung dan kalimat tetap jelas. Sebaiknya gunakan singkatan “s.d.” pada tempat yang tepat, dan jika perlu, pertimbangkan alternatif lain seperti penggunaan tanda pisah atau kata "hingga" untuk meningkatkan kenyamanan pembaca.

Penulis : helen putri marsela