Setiap 28 Juli, dunia memperingati Hari Hepatitis Sedunia (World Hepatitis Day). Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang pentingnya pencegahan dan pengobatan hepatitis, penyakit serius yang menyerang organ hati.
Baca juga: Apakah 18 Agustus 2025 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Nasional!
Tanggal ini dipilih untuk menghormati Dr. Baruch Samuel Blumberg, penemu virus hepatitis B dan pengembang vaksin pertamanya. Dedikasi beliau menjadi tonggak penting dalam upaya global melawan penyakit hepatitis.
Tema Hari Hepatitis Sedunia 2025: "Hepatitis, Mari Kita Atasi Bersama"
Mengutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tema tahun ini adalah “Hepatitis: Mari Kita Atasi Bersama.” Kampanye ini mendorong masyarakat global untuk terlibat aktif dalam deteksi dini, pengobatan, serta pencegahan hepatitis jenis A, B, C, D, dan E.
Hingga saat ini, lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia hidup dengan hepatitis kronis, dan sebagian besar tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi. Tanpa diagnosis dan pengobatan yang tepat, hepatitis bisa berkembang menjadi sirosis atau kanker hati.
Mengapa Menjaga Kesehatan Hati Itu Penting?
Hati adalah organ vital yang menjalankan berbagai fungsi penting, seperti menyaring racun, memproduksi empedu, menyimpan energi, serta membantu metabolisme tubuh. Oleh karena itu, menjaga kesehatan hati adalah bagian penting dari hidup sehat.
Berikut ini adalah beberapa langkah penting untuk menjaga fungsi hati tetap optimal dan mencegah infeksi hepatitis:
6 Cara Menjaga Kesehatan Hati dan Mencegah Hepatitis
1. Dapatkan Vaksin Hepatitis A dan B
Langkah paling efektif untuk mencegah hepatitis A dan B adalah dengan vaksinasi. Vaksin ini terbukti aman dan sangat efektif dalam mencegah infeksi jangka panjang.
2. Batasi Konsumsi Alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak sel hati dan memicu hepatitis alkoholik. Untuk menjaga hati tetap sehat, sebaiknya hindari atau kurangi konsumsi alkohol secara signifikan.
3. Jaga Kebersihan Makanan dan Minuman
Virus hepatitis A dan E biasanya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Pastikan makanan dimasak dengan baik, cuci tangan sebelum makan, dan konsumsi air minum yang bersih.
4. Gunakan Alat Pribadi dan Hindari Berbagi Jarum
Penularan hepatitis B dan C bisa terjadi melalui darah. Oleh karena itu, hindari penggunaan alat seperti jarum suntik, sikat gigi, atau alat cukur secara bergantian.
5. Lakukan Skrining dan Tes Hepatitis Secara Rutin
Bagi mereka yang berisiko tinggi seperti tenaga medis, pengguna narkoba suntik, atau memiliki pasangan yang terinfeksi, tes hepatitis penting dilakukan untuk deteksi dini dan pengobatan tepat waktu.
6. Konsultasi Sebelum Mengonsumsi Obat atau Suplemen
Beberapa jenis obat atau suplemen bisa memberi tekanan pada fungsi hati. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang.
Baca juga: Tools Terbaik untuk Menerapkan DevOps di Perusahaan Anda
Saatnya Peduli: Hepatitis Bisa Dicegah dan Disembuhkan
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia menjadi pengingat bahwa hepatitis bukan penyakit yang harus ditakuti, tetapi bisa dicegah dan diobati. Melalui kesadaran, vaksinasi, dan pola hidup sehat, kita bisa melindungi diri dan orang tercinta dari risiko hepatitis.
Penulis: Nazwatun nurul inayah