Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Peringatan Tsunami di Jepang Bangkitkan Kenangan Tragedi Fukushima

Gambar untuk Peringatan Tsunami di Jepang Bangkitkan Kenangan Tragedi Fukushima

Penduduk di sepanjang pantai Pasifik Jepang kembali panik dan berlomba menuju tempat yang lebih tinggi setelah peringatan tsunami akibat gempa besar yang terjadi di wilayah Timur Jauh Rusia. Peringatan ini mengingatkan kembali warga Jepang pada bencana dahsyat yang terjadi pada tahun 2011 lalu.

Baca juga:Hukuman Uang Pengganti Emirsyah Satar Dikurangi, Ini Keputusan Terbaru Majelis Kasasi


Bagaimana Peringatan Tsunami Disampaikan kepada Masyarakat?

Seluruh stasiun televisi di Jepang menghentikan program reguler mereka untuk menayangkan peringatan tsunami secara langsung. Tulisan peringatan “TSUNAMI! EVAKUASI SEKARANG!” muncul di layar dengan penekanan kuat agar warga segera mengungsi.

Presenter berita dari stasiun NHK secara tegas menyerukan, “Jangan terpaku di depan layar. Evakuasi sekarang juga!” sebagai upaya untuk memastikan warga segera meninggalkan daerah berisiko.


Apa Hubungan Peringatan Ini dengan Bencana Fukushima 2011?

Peringatan tsunami yang dikeluarkan membuat banyak warga Jepang teringat pada peristiwa gempa bumi dan tsunami besar pada 11 Maret 2011. Saat itu, gempa berkekuatan 9.0 magnitudo memicu gelombang tsunami raksasa yang menewaskan lebih dari 15.000 orang dan menyebabkan bencana nuklir di pembangkit listrik Fukushima.

Banyak warga tidak sempat mencapai tempat yang lebih tinggi saat tsunami melanda dan gelombang setinggi puluhan meter menerjang pesisir timur laut Jepang. Peringatan kali ini mengingatkan kembali tragedi tersebut dan menjadi pelajaran penting dalam menghadapi bencana serupa.


Apa Reaksi dan Tindakan Masyarakat Saat Peringatan Tsunami Terbit?

Lebih dari 2 juta warga di sepanjang pantai Pasifik Jepang segera diperintahkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Meski cuaca sangat panas, banyak yang memilih bertahan di luar untuk menuju lokasi yang lebih tinggi demi keselamatan.

Seorang wanita dari Fukushima mengatakan kepada NHK bahwa pengalaman sebelumnya membuatnya langsung mengambil keputusan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi begitu gempa terjadi. Bahkan para pekerja di fasilitas pembongkaran pembangkit Fukushima terpaksa menghentikan aktivitas dan melakukan evakuasi demi keselamatan, meskipun pihak pengelola memastikan tidak ada ancaman keamanan yang serius.


Apakah Ada Insiden Selama Evakuasi?

Sayangnya, evakuasi kali ini juga menimbulkan korban. Di prefektur Mie, seorang wanita berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mobilnya terjatuh dari tebing saat dalam perjalanan evakuasi, menurut laporan TV Asahi.

Baca juga:Wujud Konkret Kampus Berdampak, Dosen dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Inovasi Lampu Bagan Berbasis Tenaga Surya


Apakah Ancaman Tsunami Sudah Berakhir?

Badan Meteorologi Jepang mengingatkan bahwa gelombang tsunami bisa terus menghantam pantai selama satu hari atau lebih. Oleh karena itu, kewaspadaan tetap harus dijaga.

Seorang pegawai kantor pos di prefektur Iwate yang juga mengalami tsunami 14 tahun lalu mengatakan kepada NHK bahwa peristiwa ini mengingatkannya pada momen yang menegangkan di masa lalu.

Penulis: Nur aini