Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Perjalanan KRL Bogor–Jakarta Kembali Normal Usai Insiden Anjlok di Stasiun Jakarta Kota

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Perjalanan KRL Bogor–Jakarta Kembali Normal Usai Insiden Anjlok di Stasiun Jakarta Kota

KAI Pastikan Operasional KRL Sudah Kembali Normal

Setelah mengalami gangguan pada pagi hari, pihak KAI Commuter menyatakan bahwa operasional KRL telah pulih sepenuhnya. Jalur Stasiun Jakarta Kota kini bisa kembali dilintasi oleh kereta tanpa hambatan.

Menurut VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, proses evakuasi kereta yang anjlok dilakukan oleh tim Kereta Bantuan Nonregular (NR) dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 09.57 WIB. Proses ini memakan waktu lebih dari empat jam.

“Sudah tidak ada lagi rekayasa. Perjalanan semua sudah normal,” ujar Joni pada Selasa sore (5/8/2025).


Penyebab Gangguan: KRL Anjlok Saat Jam Sibuk

Gangguan pada perjalanan KRL disebabkan oleh rangkaian Commuter Line 1189 relasi Bogor–Jakarta Kota yang anjlok pada pukul 07.17 WIB. Kejadian ini memaksa beberapa perjalanan berhenti di Stasiun Manggarai karena jalur utama tidak bisa digunakan.

Pihak KAI segera melakukan evakuasi penumpang dan menyesuaikan pola perjalanan untuk menghindari kepadatan yang lebih parah. Saat ini, penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut masih dilakukan.

Baca juga : https://csirt.teknokrat.ac.id/mudah-dipahami-dasar-pemrograman-html-untuk-pemula/


Perjalanan KRL Kembali Beroperasi Secara Bertahap

Setelah proses evakuasi selesai, perjalanan KRL kembali berjalan bertahap. Kereta pertama yang berhasil melintas adalah:

  • Commuter Line 1244 relasi Jakarta Kota–Depok pada pukul 11.54 WIB
  • Commuter Line 1278 relasi Jakarta Kota–Bogor pada pukul 12.12 WIB

Respons Penumpang: Lega Perjalanan Kembali Normal

Penumpang KRL menyambut baik kabar bahwa perjalanan kembali normal. Salah satunya adalah Tania (25), warga Depok yang hendak menuju kawasan Kota Tua Jakarta.

“Untung sudah normal, saya ada acara di Kota Tua,” ungkapnya.

Tania sempat berpikir untuk turun di Stasiun Manggarai dan mencari transportasi alternatif seperti bus TransJakarta atau ojek online. Namun, setelah mendapat informasi dari petugas bahwa jalur telah normal, ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan KRL.

Baca juga :https://teknokrat.ac.id/rektor-uti-mendapatkan-ucapan-selamat-dari-prof-brian-yuliarto-s-t-m-eng-ph-d-menteri-pendidikan-tinggi-sains-dan-teknologi-mendikti-saintek-ri/


Insiden Serupa Pernah Terjadi Sebelumnya

Peristiwa anjloknya KRL bukanlah yang pertama kali terjadi di wilayah Jabodetabek. Beberapa insiden serupa di antaranya:

  • 30 Oktober 2020: KRL relasi Bekasi–Jakarta Kota (KA 1481) anjlok di kawasan Kampung Bandan, Jakarta Utara. PT KAI saat itu melakukan pengalihan rute melalui Pasar Senen.
  • 5 Desember 2021: KRL anjlok di dekat Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan. Akibatnya, perjalanan KRL dari arah Serpong ke Tanah Abang terganggu.

Kesimpulan

Kini, perjalanan KRL Jabodetabek rute Bogor–Jakarta Kota telah kembali normal setelah sempat terganggu akibat insiden kereta anjlok. Penanganan cepat dari tim KAI berhasil mengatasi situasi, meski sempat menimbulkan keterlambatan dan kekhawatiran di kalangan penumpang.

Untuk menghindari informasi simpang siur, penumpang disarankan untuk selalu memantau informasi resmi dari KAI Commuter melalui aplikasi KRL Access atau media sosial resmi mereka.

Penulis : Tanajlai Mulia Nafisa