KRL Jabodetabek Rute Bogor-Jakarta Kota Beroperasi Normal Kembali
Jakarta – Perjalanan KRL Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota telah kembali normal pada Selasa (5/8/2025) pagi setelah sempat terganggu akibat kereta yang anjlok di Stasiun Jakarta Kota. Saat ini, pengalihan arus dan rekayasa perjalanan sudah tidak diberlakukan lagi oleh pihak KAI Commuter.
baca juga:Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025, Lampaui Ekspektasi
KAI Commuter Minta Maaf dan Evakuasi Penumpang Berhasil Dilakukan
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional yang terjadi akibat insiden anjloknya rangkaian Commuter Line 1189 pada pukul 07.17 WIB. Evakuasi penumpang dilakukan dengan cepat dan semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman oleh tim petugas di lapangan.
Proses Evakuasi Memakan Waktu Lebih dari Empat Jam
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menjelaskan bahwa proses evakuasi rangkaian kereta yang anjlok memakan waktu lebih dari empat jam. Pada pukul 09.57 WIB, tim dari Kereta Bantuan Nonregular berhasil mengangkat kereta dan mengembalikan posisi roda kereta ke atas rel sehingga jalur kembali dapat dilintasi.
Perjalanan KRL Kembali Normal Tanpa Pengalihan Arus
Sejak proses evakuasi selesai, tidak ada lagi rekayasa pola perjalanan untuk rute Bogor-Jakarta Kota. Kereta pertama yang melintas setelah normalisasi adalah Commuter Line 1244 rute Jakarta Kota-Depok pada pukul 11.54 WIB, diikuti oleh Commuter Line 1278 rute Jakarta Kota-Bogor pada pukul 12.12 WIB.
Penumpang Merasa Lega Setelah Perjalanan KRL Normal
Seorang penumpang bernama Tania (25) yang menggunakan KRL dari Depok menuju Jakarta Kota mengungkapkan rasa leganya setelah perjalanan kembali normal. Ia sempat khawatir harus turun di Stasiun Manggarai dan melanjutkan perjalanan dengan bus atau ojek, namun informasi terbaru dari petugas membuatnya tenang.
“Untung sudah normal, saya ada acara di kawasan Kota Tua,” kata Tania.
Tania menambahkan bahwa situasi di stasiun juga aman dan tidak terjadi penumpukan penumpang setelah gangguan selesai.
penulis:Anis puspita sari