Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Permenakertrans Adalah Singkatan dari Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Gambar untuk Permenakertrans Adalah Singkatan dari Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Kalau kamu pernah baca dokumen ketenagakerjaan atau mengikuti informasi seputar dunia kerja, pasti pernah menemukan istilah “Permenakertrans”. Meski terdengar formal dan agak birokratis, sebenarnya istilah ini punya peran penting, terutama bagi para pekerja, pengusaha, maupun mereka yang bergelut di bidang sumber daya manusia (HR). Tapi, sebenarnya Permenakertrans itu singkatan dari apa sih? Dan apa bedanya dengan Permenaker?

Nah, biar nggak bingung, yuk kita kupas tuntas arti dari Permenakertrans, apa saja yang diatur di dalamnya, dan mengapa penting banget untuk kamu pahami, baik sebagai pekerja maupun pelaku usaha.

baca juga : Kenali Basis Data: Pondasi Penting di Era Digital Modern


Permenakertrans Itu Singkatan dari Apa?

Permenakertrans adalah singkatan dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Jadi, ini adalah peraturan resmi yang dikeluarkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yang dulunya merupakan satu kementerian gabungan sebelum akhirnya dipisah menjadi dua: Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Dalam konteks historis, istilah Permenakertrans lebih banyak digunakan pada masa ketika urusan ketenagakerjaan dan transmigrasi masih berada di bawah satu kementerian. Maka dari itu, regulasi yang dikeluarkan pada periode itu masih menggunakan singkatan Permenakertrans. Sementara sekarang, regulasi yang dikeluarkan hanya oleh Kementerian Ketenagakerjaan umumnya disingkat menjadi Permenaker.


Apa Saja Isi dan Fungsi dari Permenakertrans?

Meski sekarang sudah jarang dipakai sebagai istilah baru, Permenakertrans masih tetap relevan karena beberapa peraturannya masih berlaku. Biasanya, isi dari Permenakertrans mencakup berbagai ketentuan teknis dan operasional yang berkaitan dengan dua sektor, yaitu ketenagakerjaan dan transmigrasi.

Beberapa fungsi utama dari Permenakertrans antara lain:

  1. Menjabarkan aturan turunan dari Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Transmigrasi
  2. Memberi panduan teknis pelaksanaan program pemerintah di sektor tenaga kerja dan transmigrasi
  3. Menentukan standar hubungan industrial, keselamatan kerja, pelatihan tenaga kerja, hingga penempatan transmigran
  4. Menjaga keseimbangan hak dan kewajiban antara pekerja dan pemberi kerja
  5. Mengatur distribusi dan penyebaran tenaga kerja antar daerah (dalam konteks transmigrasi)

Apakah Permenakertrans Masih Berlaku?

Meskipun kementerian terkait sudah berubah, beberapa Permenakertrans masih tetap berlaku hingga saat ini, selama belum dicabut atau digantikan oleh peraturan yang lebih baru. Ini karena dalam sistem hukum di Indonesia, peraturan tetap sah sepanjang belum dicabut secara resmi.

Jadi, walau kamu sekarang lebih sering melihat istilah Permenaker, memahami isi Permenakertrans tetap penting, terutama jika kamu bekerja di bidang hukum ketenagakerjaan, HRD, atau pemerintahan.


Apa Bedanya Permenakertrans dengan Permenaker?

Pertanyaan ini cukup sering muncul, dan sebenarnya jawabannya cukup sederhana:

  • Permenakertrans adalah peraturan yang dikeluarkan saat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi masih menyatu.
  • Permenaker adalah peraturan yang dikeluarkan setelah kementerian tersebut dipecah menjadi Kementerian Ketenagakerjaan dan kementerian lainnya.

Jadi, perbedaan utamanya hanya terletak pada periode dan kelembagaan, bukan pada fungsinya sebagai regulasi. Baik Permenaker maupun Permenakertrans sama-sama memiliki kekuatan hukum yang sah.


Mengapa Penting Memahami Permenakertrans?

Buat kamu yang bekerja di bidang ketenagakerjaan atau sedang mengurus legalitas dan administrasi perusahaan, memahami Permenakertrans bisa sangat membantu dalam:

  • Mencegah pelanggaran aturan ketenagakerjaan
    Dengan memahami regulasi yang ada, kamu bisa menghindari sanksi hukum akibat pelanggaran hak pekerja atau kesalahan prosedural.
  • Memastikan perlindungan hak pekerja dan pengusaha
    Beberapa Permenakertrans mengatur secara detail soal jam kerja, cuti, PHK, hingga kompensasi.
  • Mendukung program transmigrasi dan distribusi tenaga kerja
    Bagi daerah yang masih aktif menjalankan program transmigrasi, peraturan ini menjadi dasar pelaksanaannya.
  • Meningkatkan profesionalisme pengelolaan SDM
    HRD atau manajer SDM yang memahami aturan akan lebih mampu mengelola hubungan kerja dengan baik dan sesuai hukum.

baca juga : Lampu Tenaga Surya Karya Mahasiswa Teknokrat Menerangi Masjid Agung Al Hijrah Kota Baru


Contoh Permenakertrans yang Masih Relevan

Berikut ini beberapa contoh peraturan dengan kode Permenakertrans yang cukup dikenal dan masih sering dirujuk:

  • Permenakertrans No. 13 Tahun 2012 tentang komponen dan pelaksanaan struktur skala upah
  • Permenakertrans No. 19 Tahun 2012 tentang syarat-syarat penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lain (outsourcing)
  • Permenakertrans No. PER.17/MEN/2010 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di tempat kerja

Peraturan-peraturan ini masih relevan hingga sekarang, meskipun ke depannya bisa saja diganti atau direvisi.

penulis : Muhammad Zulfan M.A