Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Pernyataan bersama oleh Presiden Costa dari Dewan Eropa dan Presiden von der Leyen dari Komisi Eropa mengenai penandatanganan Perjanjian Damai Armenia-Azerbaijan dan mengenai deklarasi antara Presiden Aliyev dan PM Pashinyan di Washington DC

Gambar untuk Pernyataan bersama oleh Presiden Costa dari Dewan Eropa dan Presiden von der Leyen dari Komisi Eropa mengenai penandatanganan Perjanjian Damai Armenia-Azerbaijan dan mengenai deklarasi antara Presiden Aliyev dan PM Pashinyan di Washington DC

Uni Eropa menyambut baik penandatanganan Perjanjian Damai antara Armenia dan Azerbaijan, yang diselenggarakan dengan fasilitasi Presiden AS Donald Trump. Kesepakatan ini membuka jalan bagi normalisasi hubungan antarnegara yang lebih stabil dan berkelanjutan, dengan tujuan untuk mengakhiri ketegangan yang telah berlangsung lama di kawasan Kaukasus Selatan.

baca juga:Hasil dan Klasemen Piala AFF U-23 2025: Timnas Indonesia U-23 di Semifinal


Penandatanganan Deklarasi Politik oleh Pashinyan dan Aliyev

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Putih, Washington DC, mempertemukan Presiden Aliyev dari Azerbaijan dan Perdana Menteri Pashinyan dari Armenia, yang akhirnya menandatangani Deklarasi Politik. Deklarasi ini, yang dihadiri oleh Presiden Trump, merupakan langkah penting dalam upaya mewujudkan perdamaian yang langgeng dan stabil antara kedua negara.


Peran Uni Eropa dalam Proses Perdamaian

Presiden Costa dan Presiden von der Leyen dari Uni Eropa telah berulang kali mendorong kedua pemimpin untuk terus melangkah maju dalam proses normalisasi hubungan bilateral mereka. Uni Eropa telah memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung proses perdamaian ini, terutama melalui berbagai diskusi dan pertemuan di Brussels serta pertemuan puncak EPC di Tirana pada Mei 2025.


Dukungan Uni Eropa untuk Konektivitas Regional dan Kesejahteraan

Uni Eropa kini siap memberikan dukungan lebih lanjut dalam memperkuat konektivitas regional dan membuka peluang baru untuk kawasan tersebut. Upaya ini diharapkan dapat membawa manfaat langsung bagi populasi yang terdampak oleh warisan konflik, serta mendekatkan kawasan ke perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan berkelanjutan.

baca juga:Rektor UTI mendapatkan ucapan Selamat dari Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI


Menjamin Penerapan Langkah-Langkah yang Disepakati

Kini, perhatian berfokus pada penerapan langkah-langkah yang telah disepakati dalam perjanjian untuk memastikan kemajuan yang stabil. Uni Eropa mengingatkan pentingnya memastikan penerapan yang tepat waktu dan berkelanjutan untuk mencapai hubungan yang benar-benar normal antara Armenia dan Azerbaijan.

penulis:dafa aditiya.f