Polda Metro Jaya telah mengungkap penyebab kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan, wajah tertutup plastik dan terlilit lakban warna kuning. Polisi memastikan bahwa tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. Almarhum diketahui meninggal akibat lemas setelah serangkaian penyelidikan dilakukan. Meskipun begitu, polisi tetap membuka pintu bagi masukan lebih lanjut terkait kasus ini.
Baca juga : Sheila On 7 Meriahkan Resepsi Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier di Jakarta
Penyelidikan juga mengungkapkan bahwa Daru pernah mengirimkan surat elektronik terkait niat bunuh diri kepada sebuah lembaga amal yang memberikan layanan dukungan kepada orang-orang yang merasa tertekan dan cemas.
Terkait hasil penyelidikan sementara yang diungkap kepolisian, kakak ipar almarhum, Meta Bagus, mengatakan bahwa keluarga belum bisa memberikan komentar lebih jauh. Mereka tetap meyakini bahwa kematian Daru bukan disebabkan oleh bunuh diri.
Bagus juga menyampaikan bahwa peristiwa ini sangat berat bagi keluarga. Mereka mengapresiasi dukungan dari masyarakat dan publik yang turut mengawal proses penyelidikan oleh kepolisian. Berikut adalah pernyataan resmi dari pihak keluarga yang diterima pada Rabu (30/7):
Pernyataan Keluarga Besar Arya Daru Pangayunan
Dengan penuh rasa hormat dan ketulusan, kami, keluarga besar almarhum Arya Daru Pangayunan, ingin menyampaikan beberapa hal terkait proses penyelidikan atas wafatnya Daru.
Kami percaya bahwa setiap individu berhak mengetahui kebenaran, apalagi ketika berkaitan dengan seseorang yang sangat kami cintai. Oleh karena itu, kami berharap agar proses penyelidikan ini dilaksanakan dengan cermat, menyeluruh, dan profesional.
Kami berharap setiap fakta yang ada dapat diperiksa secara teliti dan terbuka. Kami juga mengharapkan bahwa semua masukan dari keluarga, termasuk pengalaman dan pengetahuan langsung yang kami miliki, dapat dipertimbangkan dengan baik. Yang terpenting, kami yakin bahwa proses ini akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan integritas oleh pihak yang berwenang.
Bagi kami, Daru bukan hanya seorang diplomat atau aparatur negara. Ia adalah seorang anak, suami, kakak, adik, dan sahabat yang sangat kami cintai. Selama hidupnya, ia dikenal sebagai pribadi yang berdedikasi dan sangat peduli terhadap orang lain.
Kami menyadari bahwa peristiwa ini mendapat perhatian publik. Sebagai keluarga, kami ingin mendampingi proses ini dengan cara yang terbuka, saling menghargai, dan penuh kebaikan.
Kami juga mengajak teman-teman media dan masyarakat untuk ikut mengawal jalannya proses ini dengan empati, informasi yang berimbang, dan sikap yang objektif. Dukungan kalian semua sangat berarti, tidak hanya bagi kami sebagai keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang percaya bahwa keadilan adalah hak bersama.
Baca juga : Mahathir Muhammad Sandang Sabuk Hitam Dan 2 Internasional, Unjuk Kebolehan Kata
Kami percaya bahwa pada waktunya, kebenaran akan terungkap dengan jelas dan membawa keadilan serta ketenangan bagi Daru, serta bagi kami yang ditinggalkan.
Kami mengucapkan terima kasih atas doa, perhatian, dan segala bentuk dukungan yang telah kami terima dari berbagai pihak.
Penulis : Dina eka anggraini