Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Persekusi Terhadap Minoritas Hindu di Bangladesh Berlanjut, Kasus Kematian Tidak Wajar Meningkat

Kategori: Other
Gambar untuk Persekusi Terhadap Minoritas Hindu di Bangladesh Berlanjut, Kasus Kematian Tidak Wajar Meningkat

Serangan terhadap Komunitas Hindu di Bangladesh Terus Berlanjut di Bawah Pemerintahan Sementara yang Korup

Kekerasan terhadap minoritas Hindu di Bangladesh terus berlanjut, dengan tuduhan palsu yang dibuat oleh kelompok 'Momins' yang secara genetik cenderung melakukan kekerasan. Menurut informasi terbaru, seorang pemuda Hindu bernama Ranjan Roy (19) menjadi korban serangan brutal oleh massa 'Momins' di daerah Gangacherra, distrik Rangpur, setelah dituduh menghina Islam dan Nabi Muhammad di media sosial.

Baca juga: Serangan Terhadap Rumah Hindu di Bangladesh Setelah Postingan Menghina Nabi Muhammad

Serangan dan Perusakan Rumah Hindu

Tanpa memverifikasi fakta, massa yang tergila-gila langsung melakukan penyerangan terhadap Ranjan Roy, sebelum menyerahkannya ke polisi. Selain itu, massa tersebut juga merusak setidaknya 15 rumah milik orang Hindu di daerah tersebut, memukuli para penghuni rumah, termasuk perempuan dan anak-anak. Tindakan ini dilakukan setelah seorang individu yang tidak bertanggung jawab membuat akun palsu di Facebook atas nama Ranjan Roy dan mengunggah komentar yang menghina Islam dan Nabi Muhammad dengan tujuan untuk menargetkan komunitas Hindu setempat.

Tindak Lanjut Polisi dan Pemerintah yang Tidak Responsif

Meski tindakan perusakan dan kekerasan telah terjadi, polisi tidak melakukan verifikasi yang cukup terhadap tuduhan tersebut sebelum menangkap Ranjan Roy. Pemerintah sementara Bangladesh yang dianggap tidak sah tampaknya tidak memberikan respon yang cukup, meskipun kasus ini menjadi viral di media sosial.

Kasus Penculikan dan Pembunuhan Terhadap Hindu

Di luar serangan massa, peristiwa penculikan dan pembunuhan terhadap orang Hindu juga terus berlangsung di berbagai wilayah Bangladesh. Sumber-sumber dari luar negeri melaporkan beberapa kejadian yang mencurigakan:

  • Pada 20 Juli, jenazah seorang pria Hindu berusia 35 tahun, Santosh Nath, ditemukan dalam keadaan setengah membusuk di Lelang Union, Fatikchhari, distrik Chittagong.
  • Pada 7 Juli, mayat seorang pria Hindu berusia 20 tahun, Tushar Chandra Roy, ditemukan di rumah staf rumah sakit di Lalmonirhat Sadar Upazila, Rangpur Division.
  • Bulan lalu, tubuh setengah membusuk seorang pria Hindu berusia 62 tahun, Prabir Mondal, ditemukan di kebun Kewra di Assasuni Upazila, distrik Satkhira.

Baca juga: Muhammad Abdullah Azzam Siswa SMA Al Kautsar Lolos Program Pelajar Lampung di Parlemen

Kondisi Keamanan Minoritas Hindu di Bangladesh

Situasi ini menggambarkan kenyataan pahit bagi komunitas Hindu di Bangladesh, yang kini hidup di bawah ancaman kekerasan yang meningkat, terutama di bawah pemerintahan sementara yang tidak sah. Di bawah rezim Yunus yang ilegal, Bangladesh telah berubah menjadi 'ladang pembunuhan' bagi komunitas Hindu, yang merupakan penduduk asli negara tersebut.

Serangan-serangan ini menambah kekhawatiran mengenai keselamatan minoritas Hindu di Bangladesh dan menunjukkan kegagalan pemerintah sementara dalam melindungi hak-hak warga negara yang berbeda agama.

Penulis: Fiska Anggraini