Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Pertemuan Kembali Efraín Juárez dan Mascherano Setelah 15 Tahun dari Piala Dunia 2010

Gambar untuk Pertemuan Kembali Efraín Juárez dan Mascherano Setelah 15 Tahun dari Piala Dunia 2010

Efraín Juárez dan Javier Mascherano Bertemu Kembali Setelah Laga Ikonik di Afrika Selatan

Dua mantan bintang sepak bola dunia, Efraín Juárez (Meksiko) dan Javier Mascherano (Argentina), kembali bertemu untuk pertama kalinya sejak pertandingan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, yang saat itu mempertemukan kedua negara di babak 16 besar.

baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung

Pertemuan ini terjadi di tengah gelaran Leagues Cup 2025, di mana keduanya kini menjabat sebagai staf teknis di tim masing-masing.

Dari Rival di Lapangan ke Rekan di Dunia Kepelatihan

Dulu saling berhadapan sebagai pemain kunci negara masing-masing, kini Juárez dan Mascherano sama-sama berkontribusi di balik layar. Juárez menjadi bagian dari staf pelatih Inter Miami, sementara Mascherano mendampingi tim muda Argentina sebagai pelatih utama.

Pertemuan hangat mereka menunjukkan bagaimana persaingan di lapangan bisa berubah menjadi hubungan profesional dan saling menghargai setelah karier aktif sebagai pemain berakhir.

Momen Bersejarah Piala Dunia 2010 yang Tak Terlupakan

Laga Meksiko vs Argentina pada Piala Dunia 2010 dikenang sebagai salah satu pertandingan paling menegangkan, dengan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Argentina. Mascherano kala itu menjadi kapten tim Albiceleste, sementara Juárez berperan penting di lini tengah El Tri.

baca juga :

Kini, lebih dari satu dekade kemudian, keduanya kembali berdiri di sisi lapangan—namun bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih dan mentor bagi generasi baru.

Reaksi Netizen dan Nostalgia Penggemar

Momen pertemuan Juárez dan Mascherano langsung menyita perhatian publik dan media sosial. Banyak penggemar menyebut pertemuan mereka sebagai “momen nostalgia sepak bola”, mengingatkan pada masa keemasan kedua pemain di level internasional.

penulis :Dylan Fernanda