Tengku Denny Muharpan Klarifikasi Dugaan Pemotongan Insentif
PEKANBARU – Isu dugaan pemotongan Upah Pungut (UP) yang disebut dilakukan terhadap Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru dibantah langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda, Tengku Denny Muharpan.
Dalam keterangannya pada Selasa (5/8/2025), Tengku Denny menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia menyebut sistem pemberian UP sudah mengikuti indikator yang jelas dan objektif.
baca:Perlindungan Hak dan Kepentingan Pemilik Rekening Sah dalam Sistem Perbankan
UP Diberikan Berdasarkan Kinerja dan Disiplin Pegawai
Menurut Denny, Upah Pungut merupakan insentif kerja yang diberikan berdasarkan prestasi, kedisiplinan, dan kehadiran pegawai. Oleh karena itu, setiap THL maupun ASN mendapatkan nilai UP yang berbeda, tergantung dari performa mereka selama satu periode kerja.
“UP ini berbasis indikator. Salah satunya absensi. Pegawai dengan kehadiran dan kinerja terbaik akan mendapatkan nilai A, sedangkan yang kurang disiplin bisa saja nilainya C. Tentu besaran UP-nya tidak sama,” jelasnya.
Penilaian UP Berdasarkan Absensi dan Kategori Nilai
Ia juga menegaskan bahwa sistem ini diterapkan agar mendorong semangat kerja dan tidak memunculkan rasa ketidakadilan di kalangan pegawai.
“Kalau semua dapat jumlah yang sama, nanti yang rajin jadi malas. Insentif ini adalah bentuk apresiasi terhadap kinerja,” kata Denny.
Bantahan Tegas Terhadap Isu Pemotongan Sepihak
Tengku Denny menyayangkan adanya pemberitaan yang menyebut seolah terjadi pemotongan sepihak terhadap THL. Ia menyebut hal itu muncul akibat ketidaktahuan terhadap sistem pembagian insentif yang berbasis indikator kerja.
“Tidak ada pemotongan seperti yang dituduhkan. Yang ada adalah sistem insentif berdasarkan performa kerja pegawai. Semua transparan dan bisa dilihat indikatornya,” tegasnya.
baca:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung
Komitmen Bapenda pada Transparansi dan Keadilan
Sebagai pimpinan sementara di Bapenda, Denny memastikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan insentif pegawai.
penulis: inziria