Wacana Kota-Negara untuk Venezia Picu Reaksi
Anggota Fratelli d’Italia (FdI), Luca De Carlo dan Raffaele Speranzon, menyuarakan ketidaksetujuan terhadap usulan menjadikan Venezia sebagai "città-Stato" atau kota-negara. Menurut mereka, konsep tersebut tidak sesuai dengan semangat persatuan regional dan berpotensi menciptakan ketidakseimbangan antara kota-kota besar di Veneto.
baca juga:Hasil Arsenal vs Villarreal: Gyokeres Starter, The Gunners Takluk 2-3 di Emirates
Gelmetti: Verona Pantas Jadi Ibu Kota
Menanggapi isu tersebut, Senator Raffaele Gelmetti dari FdI menyatakan bahwa jika Venezia benar-benar dijadikan sebagai entitas khusus seperti kota-negara, maka Verona layak diangkat sebagai ibu kota wilayah Veneto. Ia menekankan bahwa Verona memiliki peran strategis secara ekonomi, budaya, dan sosial di wilayah tersebut.
Sorotan pada Keadilan Antar Kota
Menurut Gelmetti, langkah memberikan status khusus kepada Venezia tanpa mempertimbangkan kota-kota lain akan menciptakan ketimpangan. Ia menyoroti pentingnya menjaga keadilan dan keseimbangan dalam pembangunan daerah, tanpa mengistimewakan satu kota saja.
Desakan untuk Fokus pada Isu Prioritas
Gelmetti juga mengajak semua pihak untuk tidak terjebak dalam wacana populis. Ia mendorong agar pemerintah daerah lebih fokus pada isu-isu krusial seperti pemulihan ekonomi pasca-pandemi, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik yang merata di seluruh wilayah.
baca juga:Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas
Penolakan terhadap Fragmentasi Wilayah
Senator dari Fratelli d’Italia tersebut menegaskan bahwa fragmentasi politik maupun administratif hanya akan melemahkan kekuatan wilayah secara keseluruhan. Ia berharap agar seluruh elemen pemerintahan di Veneto bisa bersatu demi kemajuan bersama, tanpa membangun sekat-sekat baru di antara kota-kota besar.
penulis: sofi sintiawati