Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Populer: Payment ID Tak Pantau Transaksi Keuangan Masyarakat, IHSG Melesat 2,47%

Gambar untuk Populer: Payment ID Tak Pantau Transaksi Keuangan Masyarakat, IHSG Melesat 2,47%

Payment ID Tak Akan Memantau Transaksi Keuangan Masyarakat, Bank Indonesia Pastikan Privasi Terjaga

Berita mengenai kebijakan Payment ID yang tidak akan memantau transaksi keuangan masyarakat Indonesia menjadi sorotan pada Selasa (12/8/2025). Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono menegaskan bahwa Payment ID tidak akan mengakses transaksi pribadi atau keuangan individu. Ia menjelaskan bahwa transaksi keuangan pribadi adalah data yang dilindungi oleh Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Baca juga: 188 Saham Terperosok ke FCA: CDIA, COIN, Hingga ARGO

Menurut Dicky, segala bentuk data keuangan individu memerlukan persetujuan eksplisit dari pemilik data sebelum bisa diakses oleh pihak lain, termasuk bank. Bank Indonesia memastikan bahwa sistem Payment ID tetap mematuhi prinsip kepercayaan yang menjadi dasar transaksi perbankan, serta akan dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dicky Kartikoyono juga menambahkan bahwa hingga saat ini, Payment ID masih dalam tahap uji coba dan belum bisa digunakan untuk transaksi atau pemantauan keuangan pada tahun ini. "Saat ini, Payment ID masih dalam fase sandbox dan uji coba. Kami belum meluncurkannya secara penuh," jelasnya.

Baca juga: LLDIKTI dukung Produk Penelitian Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia ke Nasional

IHSG Tembus 7.794, Melesat 2,47%

Selain perkembangan Payment ID, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan lonjakan signifikan pada Selasa (12/8), menutup perdagangan dengan kenaikan 2,47%. IHSG ditutup pada level 7.794,094, naik 188,168 poin. Selama sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 7.646,911 hingga 7.800,831.

Jumlah saham yang menguat tercatat mencapai 389, sedangkan 240 saham mengalami penurunan, dan 172 saham stagnan. Total volume transaksi pada hari tersebut tercatat mencapai 28,16 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 18,21 triliun. Kapitalisasi pasar Indonesia pun meningkat, mencapai Rp 14.045,32 triliun.

Penulis: Fiska Anggraini