Posisi Strategis Wakil Panglima TNI Diaktifkan Kembali Setelah 25 Tahun
Presiden Prabowo Subianto secara resmi kembali mengaktifkan jabatan Wakil Panglima TNI setelah vakum selama 25 tahun. Posisi ini kini diisi oleh Jenderal Tandyo Budi Revita, lulusan Akademi Militer tahun 1991. Pelantikan dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025, dalam upacara militer di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
baca:Nicolas Jackson Bisa Tinggalkan Chelsea, Enzo Maresca Berikan Kepastian
Partai Demokrat Dukung Langkah Prabowo Perkuat Struktur TNI
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Rizki Natakusumah, menyambut positif keputusan Presiden Prabowo tersebut. Menurut Rizki, pengangkatan Wakil Panglima TNI merupakan langkah strategis dalam menghadapi dinamika dan ancaman global yang semakin kompleks.
"Kami mendukung upaya Presiden Prabowo memperkuat TNI dengan membentuk pos-pos baru, termasuk pengangkatan Wakil Panglima TNI. Situasi strategis saat ini menunjukkan tingkat ancaman yang sangat mengkhawatirkan," ujar Rizki, Senin (11/8/2025).
Optimalkan Kinerja TNI Pasca Revisi UU TNI
Rizki juga menyoroti bahwa kebijakan ini merupakan kelanjutan logis setelah disahkannya revisi Undang-Undang TNI. Menurutnya, perubahan struktur organisasi TNI harus dibarengi dengan optimalisasi sumber daya manusia dan jabatan strategis di tubuh militer.
"Penunjukan Wakil Panglima menjadi bukti bahwa pemerintah serius memperkuat kelembagaan TNI. Ini merupakan tindak lanjut positif dari revisi UU TNI yang telah kami sepakati di DPR," tambahnya.
Tugas Strategis Menanti Jenderal Tandyo Budi Revita
Sebagai Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita diharapkan mampu membantu Panglima TNI dalam mempercepat implementasi kebijakan pertahanan serta memperkuat koordinasi lintas matra di TNI. Rizki berharap, Tandyo bisa mengoptimalkan pos-pos baru yang telah dibentuk dan langsung menjalankan tugas negara secara efisien.
Wakil Panglima TNI Terakhir Menjabat Tahun 2000
Sebagai catatan sejarah, jabatan Wakil Panglima TNI terakhir kali diisi oleh Jenderal (Purn) Fachrul Razi pada periode 1999-2000. Setelah itu, posisi ini ditiadakan hingga dihidupkan kembali oleh pemerintahan Presiden Prabowo.
penulis: inziria