Para penggemar sepak bola Portugal bersiap menyaksikan duel paling panas yang membuka tirai musim baru: Derby de Lisboa. Sporting Lisbon akan menghadapi rival abadinya, Benfica, dalam perebutan trofi Super Cup Portugal pada Jumat, 1 Agustus 2025, pukul 02:45 WIB.
Baca Juga: Saham BMRI Melemah 2,38% di Akhir Perdagangan, Transaksi Capai Rp 710 Miliar
Sporting Lisbon: Juara Bertahan Tanpa Viktor Gyokeres
Sporting Lisbon datang sebagai juara bertahan setelah sukses meraih gelar ganda musim lalu, yaitu Liga Portugal dan Taca de Portugal, yang ironisnya mereka rebut dari tangan Benfica. Namun, mereka harus berjuang tanpa mesin gol andalan mereka, Viktor Gyokeres, yang pindah ke Arsenal. Kini, Sporting harus mencari sumber gol baru, dengan harapan pemain seperti Francisco Trincao dapat menggantikan peran Gyokeres.
Benfica: Dendam dan Amunisi Baru untuk Merebut Kembali Supremasi
Di sisi lain, Benfica datang dengan penuh dendam dan skuad baru yang dipenuhi pemain berkualitas. Setelah musim yang mengecewakan, mereka berharap bisa memulai musim domestik dengan trofi sebagai balasan manis atas kekalahan mereka di final piala musim lalu. Benfica juga lebih siap dengan pengalaman dari Piala Dunia Antarklub yang memperlihatkan kekuatan mereka.
Krisis Striker vs Skuad Baru: Siapa yang Akan Mencetak Gol?
Sporting Lisbon menghadapi tugas berat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Gyokeres. Saat ini, beban mencetak gol kemungkinan besar akan berada di pundak Francisco Trincao, yang diharapkan bisa tampil gemilang musim ini. Sementara itu, Benfica sangat aktif di bursa transfer dan mendatangkan sejumlah pemain baru seperti Amar Dedic, Samuel Dahl, Enzo Barrenechea, dan Richard Rios, yang akan membantu mereka merebut kembali supremasi dari tangan Sporting.
Head-to-Head: Sporting Lisbon Memiliki Rekor Bagus, Tetapi...
Meskipun Sporting Lisbon tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir melawan Benfica, kehilangan Gyokeres bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan ini. Berikut lima pertemuan terakhir kedua tim:
- 25 Mei 2025: Sporting Lisbon 3-1 Benfica (Final Taca de Portugal)
- 2 April 2025: Benfica 2-2 Sporting Lisbon (Taca de Portugal)
- 29 Februari 2025: Sporting Lisbon 2-1 Benfica (Taca de Portugal)
- 6 November 2024: Benfica 2-1 Sporting Lisbon (Liga Portugal)
- 21 Mei 2024: Sporting Lisbon 2-2 Benfica (Liga Portugal)
Tren Performa: Sporting Lisbon Lebih Stabil, Benfica Berusaha Bangkit
- 5 Pertandingan Terakhir Sporting Lisbon:
- 25 Mei 2025: Sporting Lisbon 3-1 Benfica (Menang)
- 18 Mei 2025: Sporting Lisbon 2-0 Guimaraes (Menang)
- 11 Mei 2025: Estoril 0-1 Sporting Lisbon (Menang)
- 5 Mei 2025: Sporting Lisbon 3-0 Portimonense (Menang)
- 28 April 2025: Porto 2-2 Sporting Lisbon (Seri)
- 5 Pertandingan Terakhir Benfica:
- 26 Juli 2025: Benfica 3-2 Fenerbahce (Laga Persahabatan)
- 29 Juni 2025: Chelsea 2-1 Benfica (Piala Dunia Antarklub)
- 25 Juni 2025: Benfica 2-0 Bayern Munich (Piala Dunia Antarklub)
- 25 Mei 2025: Sporting Lisbon 3-1 Benfica (Kalah)
- 17 Mei 2025: Rio Ave 1-1 Benfica (Seri)
Pemain Absen dan Calon Pencetak Gol
Baik Sporting Lisbon maupun Benfica memiliki beberapa pemain yang absen akibat cedera, namun kedua tim masih memiliki pencetak gol potensial di lapangan:
- Pemain Absen Sporting Lisbon:
- Nuno Santos (Cedera)
- Daniel Braganca (Cedera)
- Pemain Absen Benfica:
- Alexander Bah (Cedera)
- Tomas Araujo (Cedera)
- Calon Pencetak Gol Sporting Lisbon:
- Pedro Goncalves
- Francisco Trincao
- Geovany Quenda
- Calon Pencetak Gol Benfica:
- Vangelis Pavlidis
- Andreas Schjelderup
- Kerem Akturkoglu
Baca Juga: Mengenal Linux: Sistem Operasi Terbaik untuk Pengguna Profesional
Kesimpulan: Benfica Lebih Siap untuk Mengambil Trofi
Meskipun Sporting Lisbon adalah juara bertahan, absennya Viktor Gyokeres bisa menjadi masalah besar dalam laga ini. Benfica, dengan skuad baru dan pengalaman di Piala Dunia Antarklub, terlihat lebih siap untuk merebut trofi. Ini bisa menjadi kesempatan bagi Benfica untuk memulai musim baru dengan penuh percaya diri dan sebagai pembalasan atas kekalahan mereka di final piala musim lalu.
Penulis: Afira farida fitriani