Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Profil Dina Boluarte, Presiden Perempuan Pertama Peru yang Kunjungi Indonesia

Gambar untuk Profil Dina Boluarte, Presiden Perempuan Pertama Peru yang Kunjungi Indonesia

Kunjungan Bersejarah ke Indonesia

Pada Senin, 11 Agustus 2025, Presiden Dina Ercilla Boluarte Zegarra, pemimpin perempuan pertama Republik Peru, melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Indonesia.
Kedatangannya disambut hangat oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, menandai semakin eratnya hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua negara.

Upacara penyambutan berlangsung megah, melibatkan 17 pasukan motorcade, 60 pasukan kavaleri, pasukan kehormatan, serta sekitar 3.000 pelajar yang melambaikan bendera Indonesia dan Peru. Prosesi penerimaan resmi digelar di sisi barat Istana Merdeka sebagai simbol pentingnya momen bersejarah ini.

baca juga:Koneksi Stabil Tanpa Putus, Ini Triknya!

Latar Belakang Dina Boluarte

Lahir pada 31 Mei 1962 di Chalhuanca, sebuah kota kecil di Peru, Dina Boluarte berasal dari keluarga sederhana. Ia berhasil menembus berbagai rintangan untuk meraih pendidikan tinggi, menamatkan studi hukum di San Martin de Porres University, Lima, pada tahun 1992.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan hingga memperoleh gelar magister di bidang hukum kenotariatan dan pendaftaran sipil, memperkuat kariernya di dunia hukum.

Karier Profesional Sebelum Politik

Sebelum terjun ke dunia politik, Boluarte mengabdi sebagai penasihat hukum di National Registry for Identification and Civil Status di Santiago de Surco sejak 2007, dengan masa kerja hampir 15 tahun.
Selain meniti karier, ia juga menjalani peran sebagai ibu dari dua anak.

Perjalanan Politik: Dari Wakil Presiden hingga Presiden Peru

Boluarte memulai kiprahnya di dunia politik pada 2017 dengan bergabung di Partai Peru Libre. Meskipun upaya awalnya untuk meraih jabatan lokal belum membuahkan hasil, dedikasi dan kemampuan politiknya mengantarkan ia terpilih sebagai Wakil Presiden Peru pada 2021, mendampingi Presiden Pedro Castillo.
Dalam perannya, ia fokus pada isu-isu sosial seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan akses pendidikan.

Krisis politik pada Desember 2022, yang berujung pada pemakzulan dan penangkapan Presiden Castillo, membawa Dina Boluarte naik menjadi Presiden Peru. Ia pun mencatat sejarah sebagai presiden perempuan pertama di negara tersebut. Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Menteri Pembangunan dan Inklusi Sosial, menggagas berbagai program kesejahteraan masyarakat.

baca juga:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung

Misi Kunjungan ke Indonesia

Kunjungan Presiden Boluarte ke Indonesia mencerminkan komitmen Peru untuk memperkuat hubungan bilateral di bidang perdagangan, budaya, dan kerja sama internasional.
Kedua negara bersepakat untuk meningkatkan kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan, program pertukaran pendidikan, serta kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan.

penulis:Lili rahma dini