Penunjukan Henry Panjaitan sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mengangkat Henry Panjaitan sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Agustus 2025. Henry menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Riduan, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama.
baca juga : VirtualBox untuk Mahasiswa IT: Belajar Praktis dan Efisien
Latar Belakang Pendidikan Henry Panjaitan
Henry Panjaitan lahir di Jakarta pada 7 Juli 1969. Ia menempuh pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Padjadjaran dan melanjutkan dua gelar magister:
- Master of Commerce bidang Perbankan dari University of New South Wales, Australia
- Magister Manajemen Keuangan dari Universitas Indonesia
Karier Profesional dan Rekam Jejak Henry Panjaitan
Karier di Bank Negara Indonesia (BNI)
Henry memulai kariernya di dunia perbankan pada tahun 1993 di Bank Negara Indonesia (BNI). Selama berkarier di BNI, ia menempati berbagai posisi strategis, termasuk:
- Direktur Treasury & International
- General Manager Divisi Internasional
- Deputy General Manager Operasional di Cabang Hong Kong
- Pemimpin Wilayah Jakarta Senayan dan BSD
Pengalaman di PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)
Sebelum bergabung dengan Bank Mandiri, Henry menjabat sebagai Direktur Bisnis Penjaminan di PT Jamkrindo sejak Oktober 2022. Pengalaman ini semakin mengasah keahliannya dalam bidang penjaminan dan risiko.
Sertifikasi dan Keahlian Profesional
Henry juga memiliki sertifikasi penting dalam manajemen risiko dan penjaminan, seperti:
- Sertifikasi Kompetensi Manajemen Risiko Level 5 dari LSPP (2020)
- Sertifikasi Kompetensi Penjaminan Sub Bidang Pengelolaan Guarantee (2022)
baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung
Visi dan Peran Henry Panjaitan di Bank Mandiri
Sebagai Wakil Direktur Utama, Henry diharapkan dapat memperkuat strategi pengembangan bisnis dan pengelolaan risiko di Bank Mandiri. Pengalamannya yang luas di sektor perbankan dan penjaminan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan industri keuangan yang terus berubah.
penulis : Muhammad Anwar Fuadi