Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Profil Sudewo, Bupati Pati yang Viral karena Kukuh Naikkan PBB 250 Persen

Kategori: Politik
Gambar untuk Profil Sudewo, Bupati Pati yang Viral karena Kukuh Naikkan PBB 250 Persen

Siapa Sudewo Sang Bupati Pati

Sudewo, ST, MT, menjabat sebagai Bupati Kabupaten Pati dan kini menjadi sorotan publik setelah kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB‑P2) sebesar 250 % pada tahun 2025 jateng.bpk.go.id+11suara.com+11www.Pikiran-Rakyat.com+11radarpati.jawapos.com+8jateng.bpk.go.id+8murianews.com+8.

baca juga: Bingung Pilih Topologi Jaringan? Ini Panduan Mudahnya!


Latar Belakang Keputusan Kenaikan PBB

📌 Tarif PBB yang Naik Drastis

Pemerintah Kabupaten Pati, melalui rapat dengan camat dan anggota Pasopati pada Mei 2025, menyepakati penyesuaian tarif PBB‑P2 hingga 250 %, setelah pajak ini tak pernah berubah sejak 14 tahun terakhir radarpati.jawapos.com+4jateng.bpk.go.id+4lingkarjateng.id+4.

Alasan Utama: Pendapatan Daerah Rendah

Sebelumnya, penerimaan PBB Kabupaten Pati hanya sekitar Rp 29 miliar, jauh lebih rendah dibanding Jepara (Rp 75 miliar) atau Kudus dan Rembang (masing‑masing Rp 50 miliar), meskipun potensi wilayah lebih besar jateng.bpk.go.id+3murianews.com+3lingkarjateng.id+3.


Tujuan Kenaikan PBB Menurut Sudewo

Mendukung Program Pembangunan Daerah

Sudewo menyatakan bahwa dana dari kenaikan pajak akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan, seperti pemeliharaan infrastruktur jalan, perbaikan RSUD RAA Soewondo, sektor pertanian dan perikanan, serta layanan publik lainnya jateng.bpk.go.id+9muria.inews.id+9lingkarjateng.id+9.

Dasar Hukum: Menjalankan Perda Nomor 1 Tahun 2024

Sudewo menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 yang telah disahkan sebelumnya, dan sebenarnya jika mengikuti secara penuh, kenaikan bisa mencapai ribuan persen. Namun ia memilih menahan hingga 250 % demi keringankan masyarakat TvOne News.


Reaksi Publik dan Kritikan

Warga Gelar Aksi Protes

Kebijakan ini memicu protes warga Kabupaten Pati yang merasa terbebani oleh kenaikan PBB secara signifikan, mengingat banyak pajak lain yang juga dibayarkan masyarakat jateng.bpk.go.id+10www.Pikiran-Rakyat.com+10suara.com+10.

Penilaian Ahli: Dinilai Tidak Tepat

Direktur Institut Hukum dan Kebijakan Publik (Inhaka) Husaini menyebut bahwa alasan menyesuaikan tarif hanya karena tertinggal oleh kabupaten lain tidak tepat — seharusnya dilakukan kajian riset lebih dulu sebelum menaikkan pajak sebesar itu Suara Merdeka.

baca juga:Wisuda Universitas Teknokrat 2025 Diwarnai Orasi Mahasiswa Bertema Perubahan Karakter Pemuda di Era Digital


Dampak & Implikasi Kebijakan

Beban Tambahan bagi Masyarakat

Penyesuaian PBB‑P2 sebesar 250 % menambah tekanan finansial pada masyarakat yang telah membayar berbagai jenis pajak rutin, dan dinilai memperburuk situasi ekonomi warga tingkat bawah Suara Merdekasuara.com.

Tantangan dalam Pelaksanaan

Meski sudah ada payung hukum, pelaksanaan kenaikan tetap perlu komunikasi dan transparansi lebih lanjut agar masyarakat memahami tujuan dan manfaatnya bagi pembangunan daerah.

penulis:Muhammad Zulfan M.A