Logo Universitas Teknokrat Indonesia

PSG Tidak Memasukkan Donnarumma ke Skuad Super Cup, Isyarat Perpisahan?

Gambar untuk PSG Tidak Memasukkan Donnarumma ke Skuad Super Cup, Isyarat Perpisahan?

Keputusan Mengejutkan: Donnarumma Dicoret dari Daftar Tim

Paris Saint‑Germain secara resmi tidak memasukkan Gianluigi Donnarumma dalam skuad mereka untuk duel Piala Super Eropa melawan Tottenham Hotspur—sebuah langkah yang dianggap sebagai sinyal kuat bahwa perpisahan dengan kiper asal Italia itu semakin dekat.

baca juga : Mendiktisaintek Brian Yuliarto Apresiasi Tinggi Digital Smart Composter Karya Universitas Teknokrat Indonesia


Lucas Chevalier Bersaing Ketat, Jadi Pilihan Utama PSG

Meski Donnarumma merupakan pahlawan dalam musim bersejarah PSG, kedatangan Lucas Chevalier dari Lille—dengan nilai transfer mencapai €40–55 juta—menjadikannya alternatif utama yang diproyeksikan sebagai kiper utama musim depan.beIN SPORTSDiario AS


Mengapa Keputusan Ini Bukan Kebetulan?

Alasan UtamaPenjelasan
Mandek Kontrak BaruNegosiasi perpanjangan kontrak Donnarumma tidak mencapai kesepakatan.
Persaingan KetatChevalier langsung dipilih sebagai nomor satu oleh manajer Luis Enrique.
Taktik KlubPSG cenderung memilih opsi transfer daripada resale gratis di kemudian hari.Diario ASThe SunBola.netBeSoccer

Spekulasi Klub Peminat Semakin Gencar

Tidak hanya Manchester United dan Chelsea, beberapa klub Premier League kini menyatakan minat kuat terhadap Donnarumma. Ekspektasi transfer makin memanas, dan kepindahan dari PSG dinilai sangat mungkin terjadi sebelum jendela transfer ditutup.

baca juga : WAMENDIKTISAINTEK Stella Christie Apresiasi Digital Smart Composter Karya Inovasi Mahasiswa Teknokrat pada Acara KSTI 2025


Kesimpulan: Sudah Saatnya Panggungnya di Paris Usai?

Eksklusi Donnarumma dari skuad Piala Super Eropa tampak bukan keputusan teknis semata, melainkan pesan tegas bahwa masa jabatannya di PSG telah berakhir. Dengan Chevalier siap menggantikannya dan hubungan kontrak terhenti, kesempatan untuk menemukan klub baru menjadi sangat terbuka lebar bagi sang kiper.

penulis : Dylan Fernanda