Logo Universitas Teknokrat Indonesia

PSV Eindhoven Juara Johan Cruyff Shield, Jordi Cruyff Beri Apresiasi

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk PSV Eindhoven Juara Johan Cruyff Shield, Jordi Cruyff Beri Apresiasi

Penasihat Teknis PSSI Bangga Lihat Peter Bosz dan PSV Raih Trofi Bergengsi

Keberhasilan PSV Eindhoven meraih trofi Johan Cruyff Shield 2025 disambut dengan antusias oleh Jordi Cruyff, yang kini menjabat sebagai penasihat teknis PSSI. Ia menilai kemenangan PSV pantas dirayakan dan berharap klub raksasa Belanda itu bisa melanjutkan momentum positif di musim 2025/2026.

baca juga : Peluang Hasto Kembali Jadi Sekjen PDI-P, Semua Bergantung pada Megawati


PSV Eindhoven Menang, Dean James Bersinar Meski Kalah

Laga perebutan Johan Cruyff Shield mempertemukan PSV Eindhoven dengan Go Ahead Eagles, klub yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Dean James. Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSV.

Meskipun kalah, Dean James tampil impresif dengan mencetak assist yang membawa timnya unggul lebih dulu di babak pertama. Namun, PSV mampu membalikkan keadaan dan mengangkat trofi Johan Cruyff Shield untuk ke-15 kalinya dalam sejarah klub.


Jordi Cruyff: "Peter Bosz dan PSV Layak Dapat Kemenangan Ini"

Dalam wawancara yang dikutip dari The Telegraaf, Jordi Cruyff mengenang momen istimewa bersama pelatih PSV, Peter Bosz, dan mendiang ayahnya, Johan Cruyff.

“Peter Bosz akan selalu punya tempat spesial di hati saya. Kami pernah bekerja sama dengan sangat baik. Tepat sebelum ayah saya meninggal, kami bertiga sempat duduk bersama menikmati makan malam dan berdiskusi panjang soal sepak bola,” ujar Jordi.

Sebagai putra legenda sepak bola Belanda Johan Cruyff, Jordi menyebut bahwa kembalinya Peter Bosz sebagai pemenang Johan Cruyff Shield terasa sangat emosional. Ia juga memuji filosofi sepak bola Bosz yang dianggapnya sangat menarik.

“Saya senang sekali Peter kembali menang. Kombinasinya luar biasa. Saya doakan yang terbaik untuknya.”


Peter Bosz: “Momen Bicara dengan Johan Cruyff Tak Akan Terlupakan”

Di sisi lain, pelatih PSV Peter Bosz mengaku bahwa momen pertemuannya dengan Johan Cruyff menjelang kepergiannya adalah kenangan yang tak tergantikan.

“Johan adalah idola masa kecil saya. Bisa duduk dan berbicara lama dengannya, lalu mengetahui itu menjadi percakapan terakhir kami sebelum dia wafat, adalah sesuatu yang sangat spesial,” ujar Bosz.

Bosz menambahkan bahwa pemikiran Cruyff tentang sepak bola terus menginspirasinya hingga saat ini. Ia merasa beruntung pernah berdiskusi langsung dengan sosok yang sangat berpengaruh dalam sejarah sepak bola dunia.

baca juga : Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul


PSV & Jordi Cruyff: Koneksi Erat Sepak Bola Belanda dan Indonesia?

Kemenangan PSV dan peran Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis PSSI secara tak langsung menunjukkan koneksi kuat antara sepak bola Belanda dan Indonesia. Apalagi, Dean James—pemain keturunan Indonesia yang kini memperkuat klub Eredivisie—juga tampil dalam laga ini.

Bukan tidak mungkin ke depan, kerja sama sepak bola antara dua negara akan semakin kuat, dengan pertukaran pemain, pelatih, maupun filosofi permainan.

Penulis : Dena Triana