Pameran Tugas Akhir Bertema “Empathic Architecture”
Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara (UNTAR), khususnya Program Studi Arsitektur, kembali menyelenggarakan acara tahunan bertajuk Public Expose 8.39. Acara ini menjadi panggung bagi 14 karya tugas akhir terbaik mahasiswa Arsitektur yang mengusung tema “Empathic Architecture” — sebuah pendekatan desain yang mengutamakan empati, kepekaan sosial, dan keberpihakan terhadap pengguna.
Pameran ini digelar selama tiga hari dan terbuka untuk publik, memberikan ruang apresiasi serta diskusi antara mahasiswa, dosen, praktisi arsitektur, dan masyarakat umum.
baca juga : Langkah Aman Menerima Surat Rahasia dan Penting
Kolaborasi Inovatif dengan Mata Kuliah Arsitektur Humaniora
Keunikan dari Public Expose 8.39 terletak pada kolaborasi strategis dengan mata kuliah Arsitektur Humaniora, yang mengusung sub-tema “Arsitektur Berkeadilan”. Kolaborasi ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sosial dalam setiap rancangan arsitektural, mendorong mahasiswa untuk merancang bangunan yang mampu merespons kebutuhan beragam kelompok masyarakat.
Proses Seleksi Ketat & Deretan Karya Terbaik
Seluruh karya yang dipamerkan telah melalui proses kurasi ketat oleh dosen dan praktisi profesional. Penilaian mencakup aspek estetika, fungsionalitas, keberlanjutan, dan kepekaan terhadap konteks sosial.
Juara Favorit & Desain Terbaik
- Juara Pertama: John Kevin Wiryawan, dengan karya berjudul “The Lost Traditions: A Holistic Approach to Reclaiming Its Golden Era”, sebuah eksplorasi mendalam untuk merevitalisasi arsitektur tradisional dengan pendekatan modern dan berkelanjutan.
- Juara Kedua dan Ketiga: Diraih oleh Metta Widyanti dan Justin, yang juga menampilkan gagasan inovatif seputar ruang publik dan komunitas.
- Desain Terbaik: Diberikan kepada karya yang dinilai memiliki kualitas visual dan naratif desain paling kuat, berdasarkan penilaian dewan juri profesional.
Meningkatkan Eksistensi Mahasiswa Arsitektur di Ranah Publik
Public Expose 8.39 bukan hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi arsitektural mereka secara profesional. Acara ini memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri kreatif, serta memperluas wawasan mahasiswa terhadap tantangan sosial dan arsitektural masa kini.
Struktur Heading SEO-Friendly
- H1 (Judul): Public Expose 8.39: Karya Terbaik Mahasiswa Arsitektur UNTAR Tampil Menginspirasi
- H2: Pameran Tugas Akhir Bertema “Empathic Architecture”
- H2: Kolaborasi Inovatif dengan Mata Kuliah Arsitektur Humaniora
- H2: Proses Seleksi Ketat & Deretan Karya Terbaik
- H3: Juara Favorit & Desain Terbaik
- H2: Meningkatkan Eksistensi Mahasiswa Arsitektur di Ranah Publik
penulis : Muhammad Anwar Fuadi