Azrul Ananda, putra sulung Dahlan Iskan dan pendiri Mainsepeda, berhasil menaklukan rute ekstrem dalam balapan sepeda Bentang Jawa yang menempuh jarak 1.500 kilometer. Acara balapan ini dimulai pada Minggu, 10 Agustus 2025, dan akan berakhir pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Rute ini menghubungkan start di Coconut Island Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, dan berakhir di Taman Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur.
baca juga Mahasiswa dan Dosen Teknokrat pamerkan Produk Penelitian Unggulan di KSTI Indonesia 2025
Rute Ekstrem yang Dihadapi Azrul Ananda
Balapan Bentang Jawa ini tidak hanya menguji ketahanan fisik para peserta, tetapi juga keterampilan mereka dalam menghadapi medan yang cukup berat. Salah satu rute ekstrem yang harus dilalui oleh Azrul Ananda dan teman-temannya adalah Jalan Mega Camara di Desa Karyabuana, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang. Jalan beton yang menuruni perkebunan ini memiliki kelokan tajam yang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pemula, namun justru menjadi tantangan yang menarik bagi pesepeda profesional seperti Azrul.
Rute balapan dimulai dari Coconut Island Carita, dilanjutkan ke arah Panimbang, Sobang, dan Kecamatan Cigeulis. Selanjutnya, peserta melanjutkan perjalanan melalui Kecamatan Sumur, Cimanggu, Cibaliung, Cibitung, hingga Cikeusik, sebelum mencapai titik akhir Provinsi Banten di Wanasalam, Bayah, dan Cilograng.
Sebanyak 181 Peserta Ikut Dalam Balapan Sepeda Bentang Jawa 2025
Event balapan sepeda Bentang Jawa 2025 diikuti oleh 181 peserta, yang berasal dari berbagai negara, termasuk Malaysia, Australia, Singapura, Kolombia, dan Filipina. Hal ini menjadikan edisi kelima ini menjadi yang terbesar dalam sejarah balapan Bentang Jawa.
Balapan dimulai pada pukul 05.30 WIB, dengan jarak tempuh mencapai 1.500 kilometer melalui jalur Pantai Selatan. Para peserta akan menempuh medan yang penuh tantangan sepanjang perjalanan menuju Banyuwangi.
baca juga Kantor Startup Wajib Punya Struktur Organisasi dan Ruang Jelas
Azrul Ananda: Dari Pemain Sepeda Hingga Peserta Balapan Bentang Jawa
Azrul Ananda, yang juga aktif dalam dunia sepeda, turut berpartisipasi dalam balapan ini. Dikenal sebagai pemain sepeda yang juga menyelenggarakan berbagai event sepeda di Surabaya, Azrul bergabung dalam balapan Bentang Jawa 2025. Menurut Darrick Subrata, pelaksana acara, Azrul adalah salah satu peserta yang aktif dalam komunitas sepeda di Indonesia dan menjadi bagian dari keluarga besar Bentang Jawa tahun ini.
Kesimpulan: Bentang Jawa, Event Sepeda Menantang dengan Partisipasi Internasional
Balapan sepeda Bentang Jawa 2025 tidak hanya menarik perhatian pecinta sepeda di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara. Dengan jarak 1.500 kilometer yang penuh tantangan, peserta seperti Azrul Ananda menunjukkan dedikasi dan semangat untuk menaklukan rute ekstrem. Event ini menjadi ajang bergengsi bagi pesepeda profesional untuk menguji ketahanan fisik mereka di medan yang menantang.
Penulis : Tanjali Mulia Nafisa