Logo Universitas Teknokrat Indonesia

R Ashwin Kecewa dengan Pemilihan Tim India untuk Tes ke-4 Melawan Inggris

Kategori: Sport
Gambar untuk R Ashwin Kecewa dengan Pemilihan Tim India untuk Tes ke-4 Melawan Inggris

Ravichandran Ashwin, mantan pemain spin tim kriket India, menunjukkan ketidakpuasannya terhadap keputusan manajemen tim yang tidak memasukkan Kuldeep Yadav dalam susunan pemain untuk pertandingan uji keempat melawan Inggris di Old Trafford. India melakukan tiga perubahan dalam susunan pemain, namun alih-alih memilih Kuldeep, mereka memilih Shardul Thakur sebagai pemain serba bisa.

Baca juga: ICE Memperluas Penggunaan Pemantauan Elektronik untuk Percepat Deportasi Massal Imigran

Ashwin merasa absennya Nitish Kumar Reddy karena cedera seharusnya memudahkan pemilihan Kuldeep sebagai pengganti, mengingat kebutuhan tim akan seorang spinner. Meskipun India sudah memiliki dua spinner, yakni Ravindra Jadeja dan Washington Sundar, Ashwin berpendapat bahwa masuknya Kuldeep Yadav akan memberikan fleksibilitas lebih bagi tim, terutama dalam hal rotasi bowler, yang akan memberi Shubman Gill kesempatan untuk merotasi bola dengan tepat.

Ashwin menyoroti bahwa setelah lima belas hari pertandingan kriket, dengan beban yang berat pada para bowler cepat seperti Siraj dan Bumrah, Kuldeep akan menjadi pilihan yang lebih logis untuk mengurangi kelelahan para bowler utama. "Kuldeep Yadav adalah kehilangan besar bagi India, dan Inggris memiliki keunggulan dalam Tes ini," ujarnya.

Dia juga mengkritik keputusan tim untuk menambah opsi pukulan ekstra di posisi No. 8, dengan berargumen bahwa menambah spesialis spinner akan lebih efektif. Ashwin mengatakan, "Kami terobsesi untuk menambah pukulan, tetapi keunggulan 20-30 run sudah tidak berarti banyak di Inggris. Jika pemain No. 7 dan 8 mencetak 30 run masing-masing, itu tak sebanding dengan keuntungan yang bisa didapat dari rotasi bowler yang lebih baik."

Baca juga: Monitor Kerja Ideal: Produktivitas Meroket, Mata Tetap Nyaman!

Pernyataan Ashwin menunjukkan rasa frustrasinya terhadap strategi tim yang menurutnya mengabaikan pentingnya rotasi bowler dalam kondisi lapangan yang menuntut di Inggris.

Penulis: Kayla Maharani