Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Rakyat Pati Gelar Demo Besar Hari Ini, Ribuan Aparat Dikerahkan untuk Pengamanan

Gambar untuk Rakyat Pati Gelar Demo Besar Hari Ini, Ribuan Aparat Dikerahkan untuk Pengamanan

Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tuntut Bupati Sudewo

Hari ini, ribuan warga Pati, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kebijakan Bupati Sudewo. Meski kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen telah dibatalkan, masyarakat tetap kecewa dan menuntut perubahan kebijakan lebih luas.

Baca juga:Monza Vs Inter: Imbang 2-2 di 90 Menit, Nerazzurri Menang Adu Penalti

Tuntutan Aksi Demo Tidak Hanya Soal PBB

Koordinator massa, Teguh Istyanto, menjelaskan bahwa aksi ini tidak hanya menyoroti kenaikan PBB yang akhirnya dibatalkan, tapi juga menentang kebijakan lain seperti penerapan lima hari sekolah, regrouping sekolah yang berdampak pada nasib guru honorer, serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ratusan mantan tenaga honorer RSUD RAA Soewondo atas alasan efisiensi.

Dukungan Donasi dan Perkiraan Massa Demo

Menjelang hari aksi, posko Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menerima banyak donasi, termasuk ribuan kardus air mineral yang akan disebar di sekitar lokasi demo, Alun-alun Pati. Teguh memperkirakan jumlah massa yang akan turun mencapai 100 ribu orang.

Pengamanan Ketat oleh Ribuan Aparat Gabungan

Polresta Pati telah menyiapkan pengamanan ketat dengan melibatkan 2.684 personel gabungan dari 14 polres jajaran, TNI, Satbrimob Polda Jateng, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Damkar, dan instansi terkait lainnya untuk mengawal jalannya aksi.

Kombes Pol Jaka Wahyudi, Kepala Polresta Pati, menegaskan pengamanan akan dilakukan secara profesional dan humanis dengan mengutamakan komunikasi untuk mencegah gesekan antara aparat dan massa.

Larangan dan Prosedur Pengamanan

Kepolisian mengingatkan peserta demo untuk tidak membawa barang terlarang seperti minuman keras, narkoba, senjata tajam, senjata api, bahan peledak, dan benda berbahaya lainnya. Polisi juga menyiapkan arahan teknis dan mental kepada petugas pengamanan untuk menghadapi potensi provokasi.

Pendekatan Dialogis dan Mitigasi Lalu Lintas

Polresta Pati bekerja sama dengan koordinator aksi untuk menyepakati teknis pelaksanaan demo. Pendekatan dialogis menjadi kunci agar aspirasi masyarakat tersampaikan sesuai koridor hukum. Selain itu, pemetaan titik rawan dan rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk menghindari kemacetan dengan penempatan petugas di persimpangan dan jalur utama.

Tim Medis dan Pengurai Massa Siap Siaga

Selain aparat keamanan, tim medis, pemadam kebakaran, dan tim pengurai massa juga disiapkan untuk mengantisipasi penumpukan atau kerusuhan selama demo. Seluruh kegiatan pengamanan akan didokumentasikan secara transparan untuk memastikan akuntabilitas.

Baca juga:Wisuda Universitas Teknokrat 2025 Diwarnai Orasi Mahasiswa Bertema Perubahan Karakter Pemuda di Era Digital

Polisi Hormati Hak Demonstrasi dengan Batasan

Kepala Polresta Pati menegaskan bahwa hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat akan dihormati selama aksi berjalan sesuai aturan. Polri akan mengutamakan pendekatan persuasif sebelum melakukan tindakan penegakan hukum.

Penulis: Nur aini