Rangers Tampil 'Jelek dan Lusuh' Tapi Berhasil Mencapai Tujuan
Meskipun menghadapi Viktoria Plzen di leg kedua dengan performa yang dinilai kurang memuaskan, Rangers berhasil lolos ke babak playoff Liga Champions dengan agregat 4-2. Russell Martin, pelatih kepala Rangers, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penampilan tim, meskipun mereka akhirnya berhasil mencapai tujuannya.
baca juga:Pratinjau Liga Champions: OGC Nice Hadapi Tugas Berat di Leg Kedua Melawan Benfica
Masalah Pertahanan yang Terus Muncul
Di pertandingan leg kedua, Rangers kebobolan 27 tembakan, dengan 21 di antaranya berasal dari dalam kotak penalti mereka. Jack Butland, penjaga gawang Rangers, tampil heroik dengan melakukan delapan penyelamatan penting. Namun, meski memenangkan pertandingan dengan agregat 4-2, Martin tidak dapat menutup mata terhadap masalah besar dalam lini pertahanan mereka.
"Kami kebobolan terlalu banyak peluang dan itu banyak berasal dari kesalahan kami sendiri," kata Martin dalam komentarnya usai pertandingan.
Plzen berhasil mencetak satu gol dari empat peluang emas mereka, dan dengan statistik xG (ekspektasi gol) yang lebih tinggi dibandingkan Rangers, menunjukkan betapa buruknya kinerja pertahanan tim.
Peluang yang Terbuang dan Kurangnya Penguasaan Bola
Salah satu masalah terbesar yang dihadapi Rangers adalah ketidakmampuan mereka untuk menguasai bola dengan baik dan menggerakkannya ke atas lapangan. Oliver Antman dan Djeidi Gassama, yang sangat berpengaruh di leg pertama, hampir tidak terlibat dalam permainan karena minimnya pasokan bola dari lini tengah.
Martin juga menyoroti ketidakmampuan tim untuk memanfaatkan peluang di leg kedua dan peran penting Butland yang menghindari kekalahan telak dengan penyelamatan cemerlang.
Masalah yang Harus Diperbaiki Sebelum Bertemu Club Brugge
Rangers sekarang akan menghadapi Club Brugge di babak playoff Liga Champions, dan Steven Thompson, mantan striker Rangers, memperingatkan bahwa tim mereka tidak bisa bermain dengan cara yang sama seperti melawan Plzen.
"Jika Rangers bermain melawan tim yang lebih berkualitas, bahkan dengan keunggulan 3-0, pertandingan ini bisa saja berlanjut ke perpanjangan waktu atau mereka bisa kalah," ujar Thompson.
Club Brugge, yang tampil solid di Liga Champions musim lalu hingga mencapai babak 16 besar, diyakini tidak akan memberi Rangers kesempatan yang sama jika mereka terus melakukan kesalahan yang sama.
Positif di Tengah Kekurangan: Penampilan Butland dan Cameron
Meskipun ada banyak kekurangan, ada juga beberapa aspek positif yang layak dicatat. Lyall Cameron mencetak gol pertamanya untuk Rangers, sementara penampilan Jack Butland kembali menunjukkan kualitas yang dibutuhkan di level Eropa.
Namun, untuk bisa sukses di kompetisi besar seperti Liga Champions, Rangers harus memperbaiki penguasaan bola dan pertahanan mereka, serta lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan. Sebelum pertandingan melawan Club Brugge, tim harus memperbaiki banyak aspek permainan mereka jika mereka ingin melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
penulis: wilda juliansyah