Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Rating Pemain Liverpool vs Crystal Palace: Wajah Baru Menggoda, Wajah Lama Butuh Jawaban

Kategori: Sport
Gambar untuk Rating Pemain Liverpool vs Crystal Palace: Wajah Baru Menggoda, Wajah Lama Butuh Jawaban

Liverpool mengalami kekalahan mengecewakan dalam laga Community Shield melawan Crystal Palace di Wembley, Minggu (10/8) malam WIB. Setelah bermain imbang 2-2 selama waktu normal, The Eagles keluar sebagai pemenang lewat adu penalti. Artikel ini memberikan ulasan lengkap penampilan pemain Liverpool dan sorotan pada pemain baru serta masalah dari pemain lama.

baca jugaMascherano: Risiko Menurunkan Messi Lawan Orlando ‘Gila’


Liverpool Memulai dengan Kemenangan Cepat dari Pemain Baru

Liverpool langsung memimpin pada menit ke-4 berkat gol spektakuler dari Hugo Ekitike. Berawal dari penguasaan bola yang impresif selama 22 operan melibatkan sembilan pemain, Ekitike menerima umpan Florian Wirtz dan melepaskan tendangan melengkung ke sudut gawang, tak terjangkau oleh kiper Dean Henderson.


Penalti dan Gol Balasan Palace Membuat Pertandingan Semakin Ketat

Namun, Crystal Palace berhasil menyamakan skor melalui penalti yang didapat setelah Virgil van Dijk menjegal Ismaila Sarr. Jean-Philippe Mateta berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang. Gol penalti ini menjadi titik balik pertandingan.


Pemain Baru Liverpool Kembali Beraksi dengan Gol Kedua

Liverpool kembali unggul lewat gol Jeremie Frimpong di sisi kanan lapangan yang berawal dari umpan silang tak terduga dan mengarah ke gawang tanpa bisa dijangkau Henderson. Gol ini menunjukkan potensi besar dari pemain anyar Liverpool.


Crystal Palace Balik Menyamakan Skor di Menit Akhir

Di menit akhir, Adam Wharton memberikan umpan silang yang dimanfaatkan dengan baik oleh Ismaila Sarr. Sarr berhasil melewati Virgil van Dijk dan menembakkan bola keras ke tiang dekat, mengubah skor menjadi 2-2.


Adu Penalti: Kesempatan Liverpool Terbuang

Dalam adu penalti, Liverpool gagal memaksimalkan peluang setelah Mohamed Salah, Alexis Mac Allister, dan Harvey Elliott gagal mengeksekusi dengan baik. Crystal Palace pun keluar sebagai pemenang 3-2.


Rating Pemain Liverpool dari Community Shield

Kiper dan Lini Pertahanan

Alisson Becker (6/10): Menampilkan penyelamatan penting, terutama dalam duel satu lawan satu dengan Mateta. Meski kebobolan dua gol, ia tetap menunjukkan performa yang cukup solid.

Jeremie Frimpong (7/10): Bek kanan baru Liverpool ini memberikan ancaman nyata lewat serangan dan berperan penting dalam gol kedua Liverpool.

Ibrahima Konate (6/10): Bertarung keras menghadapi striker Palace, tetapi gagal mencegah penalti akibat jebakan off-side yang tidak efektif.

Virgil van Dijk (3/10): Penampilan mengecewakan, gagal menutup ruang dengan baik dan melakukan tekel buruk yang menyebabkan penalti bagi Palace.

Milos Kerkez (6/10): Menunjukkan energi di sisi kiri dan melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang emas Sarr.


Lini Tengah

Curtis Jones (6/10): Bermain sebagai starter, menyelesaikan semua umpannya, tapi masih kurang agresif dalam memperluas permainan.

Dominik Szoboszlai (6/10): Sumber umpan panjang yang baik, namun kurang dominan saat Palace menekan.

Florian Wirtz (8/10): Penampilan memukau dengan serangkaian umpan akurat dan assist untuk gol Ekitike, membuktikan nilai mahalnya di skuad Liverpool.


Lini Serang

Mohamed Salah (5/10): Penampilan kurang maksimal dengan beberapa peluang yang terbuang, termasuk kegagalan di adu penalti.

Hugo Ekitike (8/10): Debut gemilang dengan gol pembuka dan peluang berbahaya lainnya, menunjukkan potensi besar.

Cody Gakpo (5/10): Kurang efektif, beberapa umpan gagal dan peluang tidak maksimal, tetapi berhasil mencetak gol di adu penalti.

baca juga:Panduan Lengkap Menjadi System Analyst dari Nol


Kesimpulan

Liverpool tampil dengan kombinasi wajah baru yang menjanjikan serta beberapa pemain lama yang perlu evaluasi serius. Meski ada momen-momen mengesankan dari rekrutan anyar, kekalahan lewat adu penalti di Community Shield menjadi peringatan bagi tim asuhan Arne Slot dan Oliver Glasner untuk meningkatkan konsistensi terutama di lini pertahanan dan penyelesaian akhir.

penulis: wilda juliansyah