Pelatih kepala Oxford United, Gary Rowett, memberikan komentarnya setelah timnya meraih kemenangan 1-0 atas Colchester dalam ajang Piala Carabao. Pertandingan yang berlangsung intens tersebut memberikan banyak pelajaran bagi Rowett terkait formasi dan penguasaan bola timnya.
Baca juga : Teknologi Modern di Perpustakaan: Membawa Akses Buku ke Ujung Jari
1. Formasi Baru Oxford United: Berani Coba Gaya Baru
Oxford United tampil dengan formasi 3-1-4-2, yang menempatkan Cameron Brannagan sebagai gelandang bertahan di belakang Tyler Goodrham dan Siriki Dembele, yang lebih mengutamakan serangan. Formasi ini memungkinkan tim untuk lebih menguasai bola dan memberikan ruang lebih kepada pemain lini tengah untuk berkreasi.
Goodrham tampil cemerlang dengan mencetak gol tunggal pertandingan pada menit ke-9. Gol tersebut tercipta dari tendangan kaki kanan jarak jauh yang luar biasa, memperlihatkan kualitas individu yang luar biasa.
2. Rowett: “Latihan yang Baik, Tapi Masih Ada Perbaikan”
Setelah pertandingan, Gary Rowett memuji latihan tim yang mempersiapkan mereka untuk pertandingan ini. Namun, ia juga menyadari bahwa ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Rowett mengungkapkan bahwa Colchester memainkan gaya permainan yang mirip dengan timnya, meskipun mereka melakukan rotasi pemain untuk menjaga energi.
“Latihan kami sangat bagus. Saya pikir seiring berjalannya pertandingan, Colchester sedikit mirip dengan kami,” kata Rowett. “Namun, kami sedikit ceroboh saat menguasai bola dan terlalu banyak umpan yang salah sasaran, yang memberi mereka kesempatan untuk bertahan dalam permainan.”
3. Momen Positif dan Tantangan dalam Penguasaan Bola
Dalam 20 hingga 25 menit pertama, Oxford United berhasil mengoper bola dengan sangat baik, menciptakan beberapa peluang berbahaya bagi lawan. Meskipun demikian, Rowett merasa bahwa timnya harus bisa meningkatkan tempo permainan dan mengendalikan lebih banyak aspek pertandingan.
“Di babak pertama, kami mengoper bola dengan baik, tetapi kami harus bisa meningkatkan tempo permainan dan memanfaatkan lebih banyak peluang yang tercipta,” jelas Rowett. “Saya berharap kami bisa lebih menguasai pertandingan dan mengambil alih permainan mereka, namun kami tidak berhasil melakukannya.”
4. Perubahan Formasi untuk Meningkatkan Kualitas Penguasaan Bola
Gary Rowett juga menjelaskan alasannya memilih susunan penyerang yang lebih menyerang, dengan menempatkan Goodrham dan Dembele di lini tengah. Rowett ingin memastikan timnya bisa lebih banyak menguasai bola, seperti yang mereka harapkan setelah pertandingan di akhir pekan sebelumnya.
“Pada akhir pekan, kami merasa kami tidak menunjukkan kualitas yang kami butuhkan dalam penguasaan bola, sebagian karena lawan dan sebagian karena itu adalah pertandingan pertama musim ini,” tambah Rowett. “Kami ingin lebih yakin bisa menguasai bola dengan lebih baik, dan saya pikir Tyler dan Dems terkadang bisa merepotkan lawan.”
5. Kesimpulan: Peluang untuk Meningkatkan Kualitas Permainan
Rowett mengakui bahwa meskipun Oxford United berhasil meraih kemenangan, masih ada banyak hal yang harus diperbaiki, terutama dalam hal penguasaan bola dan transisi. Beberapa momen baik terlihat, namun tim perlu lebih cermat dalam menyelesaikan peluang dan menciptakan lebih banyak peluang yang jelas.
“Saya pikir kami perlu lebih baik dalam beberapa momen, terutama dalam menjaga penguasaan bola dan meningkatkan kualitas transisi,” tutup Rowett.
Dengan kemenangan ini, Oxford United berharap bisa terus berkembang dan memperbaiki kelemahan-kelemahan mereka menjelang pertandingan berikutnya.
Penulis : adilah az-zahra