Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Real Madrid Gagal Tunda Laga Pembuka LaLiga: Ini Alasan Komite Banding Menolak Permintaan

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Real Madrid Gagal Tunda Laga Pembuka LaLiga: Ini Alasan Komite Banding Menolak Permintaan

CNSI Tolak Banding Real Madrid atas Jadwal Laga vs Osasuna

Real Madrid CF mengajukan banding ke Komite Nasional Tingkat Kedua (CNSI) terhadap keputusan Juez Único de Competiciones Profesionales yang menolak permohonan penundaan laga pembuka musim LaLiga 2025/2026 melawan CA Osasuna, yang dijadwalkan pada 19 Agustus 2025.

Madrid beralasan bahwa partisipasi mereka di Piala Dunia Antarklub yang berakhir pada 9 Juli telah mengurangi waktu persiapan fisik skuad. Namun, CNSI tetap menolak permintaan tersebut dengan sejumlah pertimbangan hukum dan peraturan.

baca juga : Ricuh Penertiban Posko Donasi Tolak Kenaikan PBB-P2 di Alun-Alun Pati


Komite Tegaskan Tak Ada Dasar Hukum untuk Menunda Jadwal

Tidak Ada Aturan Soal Minimal Waktu Pramusim

CNSI menyatakan bahwa tidak ada regulasi yang mewajibkan adanya durasi pramusim tertentu. Meskipun waktu istirahat pasca kompetisi diatur dalam perjanjian kolektif, permintaan Madrid tidak memiliki dasar hukum eksplisit yang memperkuat permohonan penundaan pertandingan.

Komite menekankan bahwa kepastian jadwal dan stabilitas kompetisi adalah prinsip utama dalam pengambilan keputusan, sehingga perubahan jadwal hanya boleh dilakukan dalam kasus luar biasa atau karena kekuatan mayor (force majeure).


Permintaan Real Madrid Dinilai Tidak Memenuhi Unsur Force Majeure

CNSI menolak argumen bahwa Madrid menghadapi situasi darurat. Partisipasi di Piala Dunia Antarklub adalah kejadian yang telah diketahui sebelumnya, bukan peristiwa tak terduga. Oleh karena itu, tidak dapat dikategorikan sebagai force majeure.

Selain itu, peraturan hanya mengakui force majeure jika skuad sebuah klub menyusut hingga kurang dari 11 pemain aktif akibat kondisi tak terduga, yang tidak terjadi dalam kasus ini. Cedera atau sakit pemain juga tidak cukup untuk diklasifikasikan sebagai alasan force majeure.


Isu Kesehatan Pemain Tidak Dapat Jadi Dasar Penundaan

Komite mengakui pentingnya kesehatan pemain, namun menyatakan bahwa penilaian medis bukan menjadi kompetensinya secara langsung. Dalam kasus serupa sebelumnya (Barcelona vs Osasuna, Maret 2025), komite telah menyatakan bahwa kepastian jadwal lebih diutamakan daripada kepentingan olahraga individu.

Tanpa adanya dasar hukum yang spesifik atau otoritas medis yang menyatakan risiko signifikan terhadap kesehatan pemain, komite tidak bisa menjadikan aspek ini sebagai alasan sah untuk menunda pertandingan.


Persetujuan Osasuna Tidak Cukup, dan Preseden Tidak Berlaku

Real Madrid juga menyebut bahwa Osasuna setuju dengan permintaan penundaan. Namun, CNSI menegaskan bahwa persetujuan lawan tidak memiliki kekuatan hukum untuk mengubah jadwal resmi. Lebih lanjut, tidak ada bukti tertulis yang menunjukkan persetujuan tersebut disampaikan secara resmi.

Madrid juga mengacu pada kasus Hércules CF (2024) sebagai preseden. Namun, komite menyatakan bahwa kasus tersebut tidak dapat dijadikan acuan karena melibatkan bencana alam (banjir) dan mengacu pada pasal berbeda dalam regulasi, yang tidak relevan dalam kasus ini.


Putusan Akhir: Banding Ditolak, Jalur Hukum Terbuka

Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, CNSI menolak banding Real Madrid dan menguatkan keputusan awal. Dengan ini, seluruh proses banding di tingkat federasi telah selesai, namun Madrid masih dapat mengajukan gugatan melalui jalur peradilan sipil jika diinginkan.

Keputusan ini juga telah diberitahukan kepada seluruh pihak terkait, termasuk federasi dan otoritas kompetisi.

baca juga : Belajar RPL: Siap Menjadi Programmer dengan Skill Lengkap!


Kesimpulan: Kalender Kompetisi Lebih Penting dari Kepentingan Klub

Komite menegaskan bahwa:

  • Tidak ada dasar hukum untuk menetapkan pramusim minimal
  • Situasi Madrid tidak memenuhi kriteria force majeure
  • Kesehatan pemain penting, tetapi tidak cukup untuk menunda pertandingan tanpa regulasi pendukung
  • Persetujuan klub lawan dan preseden yang tidak relevan tidak dapat digunakan sebagai argumen

Keputusan ini menegaskan komitmen CNSI untuk menjaga kepastian, integritas, dan keadilan kompetisi, serta membatasi perubahan jadwal hanya untuk kasus yang benar-benar luar biasa dan didukung bukti kuat.


penulois : Ginasti kurniasih trifosa