IHSG Potensi Sideways, Peluang di Enam Saham Populer
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mendatar (sideways) dengan level support di kisaran 7.850–7.900 dan resist di 7.950–8.000. Tren ini membuka peluang trading jangka pendek, terutama pada enam saham yang menonjol karena prospek teknikal dan sentimen positif pasar.
baca juga : Suku Bunga The Fed Jadi Topik Hangat, Pasar Kripto Waspada
Enam Saham Unggulan untuk Dikawasi
Berdasarkan analisa riset BNI Sekuritas, berikut rekomendasi saham untuk peluang trading hari ini:
- BREN
- Strategi: Spec Buy
- Entry: Rp 8.775–8.925
- Cut Loss: di bawah Rp 8.775
- Target: Rp 9.150–9.250
- PANI
- Strategi: Spec Buy
- Entry: Rp 16.000
- Cut Loss: di bawah Rp 15.875
- Target: Rp 16.300–16.800
- ENRG
- Strategi: Spec Buy
- Entry: Rp 570–585
- Cut Loss: di bawah Rp 570
- Target: Rp 600–615
- WIFI
- Strategi: Spec Buy
- Entry: Rp 2.770–2.800
- Cut Loss: di bawah Rp 2.750
- Target: Rp 2.850–2.870
- PNLF
- Strategi: Spec Buy
- Entry: Rp 276–278
- Cut Loss: di bawah Rp 274
- Target: Rp 284–290
- INET
- Strategi: Spec Buy
- Entry: Rp 252–256
- Cut Loss: di bawah Rp 250
- Target: Rp 264–270
Strategi Trading: Siapkan Rencana dan Risiko
Supaya trading tetap terjaga dari risiko, berikut beberapa tips penting:
- Buy on Weakness (BoW): Manfaatkan koreksi minor untuk masuk posisi.
- Take Profit Bertahap: Jaga kemenangan dengan exit sebagian saat mencapai target pertama.
- Stop Loss: Tegakkan batas kerugian ketika sinyal berbalik arah.
baca juga : Wakil Rektor UTI Presentasikan Penelitiannya di Parallel Session ICMEM 2025 di SBM ITB Bandung
Catatan Teknis di Pasar Global
Pergerakan IHSG dan saham-saham unggulan hari ini juga mendapat dorongan dari sentimen global. Powell lewat Jackson Hole mengirim sinyal dovish, yang membantu pasar Asia—termasuk saham Indonesia—menguat.
penulis : Muhammad Anwar Fuadi