Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Resep Kue Barongko Khas Sulawesi Barat yang Lezat

Kategori: food
Gambar untuk Resep Kue Barongko Khas Sulawesi Barat yang Lezat

Kue Barongko, siapa yang tak kenal? Jajanan tradisional yang satu ini memang bikin kangen. Asalnya dari Sulawesi Barat, tepatnya dari Bugis-Makassar. Rasanya manis, lembut, dan aromanya harum banget! Cocok banget buat teman minum kopi atau teh di sore hari. Dulu, kue ini sering banget disajikan di acara-acara penting seperti pernikahan atau syukuran. Sekarang, Barongko sudah gampang ditemui, bahkan banyak dijual online.

Apa sih yang bikin Barongko spesial?

Yang bikin Barongko spesial itu bahan dasarnya yang sederhana tapi hasilnya luar biasa. Bahan utamanya adalah pisang kepok yang sudah matang banget. Pisang ini kemudian dihaluskan dan dicampur dengan santan, telur, gula, dan sedikit garam. Kadang, ada juga yang menambahkan susu kental manis biar makin legit. Nah, campuran ini kemudian dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus sampai matang. Aroma daun pisang yang terkena panas inilah yang bikin Barongko jadi makin istimewa.

Selain rasanya yang enak, Barongko juga punya tekstur yang lembut banget. Pas digigit, langsung lumer di mulut. Manisnya juga pas, nggak bikin eneg. Apalagi kalau dimakan pas masih hangat, wah… nikmatnya!

Berikut ini resep sederhana untuk membuat Kue Barongko di rumah. Dijamin anti gagal dan rasanya nggak kalah sama yang dijual di toko!

Bahan-bahan:

  • 6 buah pisang kepok matang (pilih yang benar-benar matang ya)
  • 200 ml santan kental
  • 2 butir telur
  • 4 sendok makan gula pasir (sesuai selera)
  • Sejumput garam
  • Daun pisang secukupnya (untuk membungkus)
  • Cara Membuat:

    1. Kupas pisang, lalu haluskan dengan garpu atau blender.
    2. Campurkan pisang halus dengan santan, telur, gula, dan garam. Aduk rata sampai semua bahan tercampur sempurna.
    3. Siapkan daun pisang, bentuk menjadi takir atau sesuai selera.
    4. Tuang adonan ke dalam takir daun pisang.
    5. Kukus selama kurang lebih 30 menit atau sampai matang.
    6. Angkat dan dinginkan.
    7. Kue Barongko siap disajikan.

    Kenapa Kue Barongko harus dibungkus daun pisang?

    Membungkus Barongko dengan daun pisang bukan cuma soal estetika, tapi juga soal rasa. Daun pisang yang terkena panas saat dikukus akan mengeluarkan aroma khas yang meresap ke dalam kue. Aroma inilah yang bikin Barongko jadi makin harum dan menggugah selera. Selain itu, daun pisang juga membantu menjaga kelembapan kue sehingga teksturnya tetap lembut dan tidak kering.

    Bagaimana cara menyimpan Kue Barongko agar tahan lama?

    Kue Barongko sebenarnya paling enak dinikmati saat masih segar. Tapi, kalau mau disimpan, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Pertama, pastikan Barongko sudah benar-benar dingin sebelum disimpan. Kemudian, simpan Barongko dalam wadah kedap udara atau bungkus dengan plastik wrap. Simpan di dalam kulkas. Barongko bisa bertahan hingga 2-3 hari di dalam kulkas. Tapi ingat, teksturnya mungkin akan sedikit berubah setelah disimpan di kulkas.

    Kue Barongko memang bukan sekadar jajanan biasa. Kue ini adalah bagian dari budaya dan tradisi Sulawesi Barat yang patut dilestarikan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, coba bikin sendiri di rumah!