Bintang sepak bola Korea Selatan, Son Heung-min, resmi meninggalkan Tottenham Hotspur untuk bergabung dengan Los Angeles FC (LAFC) dalam transfer terbesar sepanjang sejarah Major League Soccer (MLS).
baca:Rencana Indonesia Rawat Korban Perang Gaza: Perlu Pertimbangan Matang
Son Heung-min Tinggalkan Spurs Setelah 10 Tahun Pengabdian
Dalam konferensi pers terbaru, Son Heung-min mengonfirmasi bahwa dirinya akan mengakhiri kebersamaan selama satu dekade bersama Tottenham. Ia memutuskan untuk mencari tantangan baru di Amerika Serikat dan menandatangani kontrak dua tahun bersama LAFC, dengan opsi perpanjangan selama dua tahun tambahan.
Son, yang kini berusia 33 tahun, sempat tampil terakhir kali bersama Spurs dalam pertandingan uji coba melawan Newcastle di Seoul, Korea Selatan, yang berakhir imbang 1-1.
Bukan Pilihan Pertama, Tapi LAFC Berhasil Meyakinkan Son
Son mengakui bahwa MLS bukan tujuan utama dalam kariernya, namun perbincangan pribadi dengan presiden klub LAFC, John Thorrington, mengubah pikirannya.
"Sejujurnya, ini bukan pilihan pertama saya. Tapi setelah berbicara dengan John, ia mengubah hati dan pikiran saya. Ia menunjukkan bahwa LA adalah tempat yang tepat bagi saya," ungkap Son.
Transfer Pecahkan Rekor MLS: Lebih dari £20 Juta
Menurut laporan BBC Sport, LAFC membayar lebih dari £20 juta kepada Tottenham untuk mengamankan jasa mantan kapten tim tersebut. Angka ini melampaui rekor transfer MLS sebelumnya, yaitu £16,5 juta saat Emmanuel Latte Lath diboyong Atlanta United dari Middlesbrough pada Februari lalu.
Ambisi Son Heung-min di MLS: Ingin Bawa LAFC Angkat Trofi
Dalam siaran pers resmi klub, Son menyatakan bahwa dirinya datang ke LA bukan hanya untuk bermain, tapi juga untuk mencetak sejarah baru bersama LAFC.
“Los Angeles punya sejarah juara yang luar biasa. Saya datang untuk menulis bab selanjutnya. Target saya jelas — angkat trofi dan memberikan segalanya untuk klub, kota, dan para fans,” ujar Son.
Reuni dengan Hugo Lloris di LAFC
Kepindahan Son juga mempertemukannya kembali dengan mantan rekan setim di Tottenham, Hugo Lloris, yang kini menjadi penjaga gawang LAFC. Klub asal California ini saat ini menempati peringkat keenam klasemen Wilayah Barat MLS.
baca juga:Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas
Kontribusi Besar Son untuk Tottenham
Sejak bergabung dari Bayer Leverkusen pada 2015, Son mencetak 173 gol dalam 454 penampilan bersama Spurs. Ia juga mengantar Tottenham menjuarai Liga Europa 2025, mengalahkan Manchester United dan mengakhiri puasa gelar selama 17 tahun.
penulis: Anis puspita sari