Perombakan Pucuk Pimpinan Bank Mandiri Lewat RUPSLB 2025
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali melakukan perombakan besar di jajaran direksinya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin, 4 Agustus 2025, Riduan resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) yang baru, menggantikan Darmawan Junaidi.
baca juga : "Keuntungan Menggunakan LAN Dibandingkan WiFi"
Perjalanan Singkat Darmawan Junaidi Sebelum Digantikan
Darmawan Junaidi sebelumnya telah kembali menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri pada Maret 2025. Namun, hanya berselang beberapa bulan, posisi tersebut kini diisi oleh Riduan. Pergantian ini menjadi bagian dari strategi transformasi dan penyegaran manajemen Bank Mandiri di tengah dinamika industri perbankan.
Siapa Riduan? Ini Profil dan Pengalaman Profesionalnya
Riduan bukan nama baru di tubuh Bank Mandiri. Ia dikenal memiliki perjalanan panjang dan prestasi signifikan dalam dunia perbankan nasional.
Latar Belakang Pendidikan
Riduan lahir di Palembang pada tahun 1970. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di Universitas Sriwijaya (UNSRI), Palembang, menjadikannya figur dengan landasan akademis kuat di bidang ekonomi dan manajemen.
Karier Profesional
- 1999: Memulai karier di Bank Mandiri
- 2013–2016: Menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi di BPJS Kesehatan
- 2016–2017: Regional CEO II Bank Mandiri (wilayah Sumatera)
- 2017: Senior Executive Vice President (SEVP) Middle Corporate Banking
- 2019: Direktur Komersial Banking
- 2025: Wakil Direktur Utama Bank Mandiri sebelum akhirnya menjadi Dirut
baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia dan Unikom Sepakat Kerja Sama
Visi Kepemimpinan Baru di Bank Mandiri
Pengangkatan Riduan sebagai Direktur Utama diharapkan membawa perubahan positif bagi strategi bisnis Bank Mandiri ke depan, terutama dalam hal digitalisasi, ekspansi kredit, dan penguatan posisi pasar. Keputusan ini juga menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan kepemimpinan.
penulis : Muhammad Anwar Fuadi