📌 Latar Belakang RUPSLB
Menghadapi agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada Senin, 4 Agustus 2025 di Menara Mandiri, muncul desas-desus kuat bahwa Riduan, saat ini menjabat Wakil Direktur Utama (Wadirut), akan mengisi posisi Direktur Utama (Dirut) menggantikan Darmawan Junaidi, yang sebelumnya dikukuhkan kembali melalui RUPST Maret 2025 Monitor Indonesia+15THE ASIAN POST+15Reddit+15.
baca juga : Laravel: Cara Kilat Bangun Web Profesional Tanpa Ribet
Kandidat Dirut: Riduan vs Alexandra Askandar
Dua nama utama yang mencuat sebagai kandidat Dirut adalah:
- Riduan (lahir 1970, Palembang), Wadirut Bank Mandiri sejak Maret 2025, dikenal memiliki karier panjang di bank dan publik, termasuk sebagai Direktur Corporate Banking mulai 2019 serta pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan & Investasi BPJS Kesehatan (2013–2016) THE ASIAN POST.
- Alexandra Askandar (lahir 1972), mantan Wadirut BNI dan sebelumnya Wadirut Bank Mandiri sejak 2020. Ia dikenal sebagai sosok inovatif yang mendorong digitalisasi dan strategi kelembagaan Mandiri Bisnis.com+4THE ASIAN POST+4merdeka.com+4.
Industri keuangan memperkirakan Riduan sebagai kandidat utama, sementara Alexandra juga menjadi nama yang layak dipertimbangkan https://www.idxchannel.com/+10THE ASIAN POST+10babel.antaranews.com+10.
Agenda & Informasi Calon
Dalam keterbukaan informasi (3 Agustus 2025), manajemen menyatakan bahwa riwayat hidup para calon pengurus akan tersedia paling lambat saat rapat, sesuai ketentuan hukum yang berlaku THE ASIAN POST.
Profil Riduan: Bankir Senior dan Pemimpin Strategis
Pendidikan & Awal Karier
- Sarjana dan Magister dari Universitas Sriwijaya, Palembang.
- Memulai karier di Bank Mandiri sejak 1999.
Jejak Karier di Bank Mandiri
- Regional CEO II (Sumatera): 2016–2017
- Senior Executive VP, Middle Corporate Banking: sejak 2017
- Direktur Commercial Banking: Januari 2019
- Wadirut: resmi menjabat sejak Maret 2025 menggantikan Alexandra Askandar merdeka.com+14THE ASIAN POST+14Reddit+14
Pencapaian dan Tantangan
- Memimpin segmen kredit menengah dan korporasi saat bank menghadapi tantangan pandemi COVID‑19.
- Berkontribusi pada pemulihan kinerja keuangan: laba bersih Bank Mandiri meningkat dari Rp17 triliun (2020) ke Rp28 triliun (2021), lalu Rp41 triliun (2022), dengan efisiensi dan fokus digitalisasi yang kuat THE ASIAN POSTRepublika Online+1merdeka.com+1.
Alexandra Askandar: Arsitek Inovasi di Bank Mandiri
Rekam Jejak Pendidikan & Karier
- Lulusan Sarjana Ekonomi UI dan Magister Keuangan dari Boston University.
- Pernah menjabat SEVP Corporate Banking (2016–2018), Direktur Hubungan Kelembagaan (2018), Direktur Corporate Banking (2019), hingga Wadirut Mandiri pada 2020 hingga Maret 2025 infobanknews.com+2THE ASIAN POST+2Bisnis.com+2.
Kontribusi Strategis
Selama kariernya, Alexandra dikenal berpikiran progresif:
- Mempercepat upaya transformasi digital di Mandiri.
- Memperkuat bisnis kelembagaan dan hubungan strategis perusahaan dengan klien korporat.
- Mendapat reputasi sebagai pemimpin inovatif di dunia perbankan THE ASIAN POST.
Hasil & Agenda RUPST March 2025 (Latar Belakang)
Keputusan RUPST 25 Maret 2025
- Darmawan Junaidi kembali menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri.
- Riduan menggantikan Alexandra Askandar sebagai Wadirut.
- Beberapa posisi direksi lainnya juga mengalami perombakan, dan terjadi perubahan komisaris utama yang diajukan kepada OJK untuk fit and proper test babel.antaranews.com+10Antara News+10THE ASIAN POST+10babel.antaranews.comMonitor Indonesia.
Kinerja Kinerja & Dividen
- Laba bersih konsolidasi 2024: Rp55,8 triliun (naik 1,3% YoY).
- Kredit konsolidasi tumbuh 19,5% menjadi Rp1.670 triliun, DPK naik 7,7% mencapai Rp1.699 triliun.
- Dividen dibagikan sebesar Rp43,5 triliun (78% dari laba bersih), disertai program buyback saham senilai Rp1,17 triliun Bisnis.com+3merdeka.com+3merdeka.com+3.
baca juga : Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Kesimpulan & Implikasi
- Riduan dipandang sebagai kandidat Dirut Bank Mandiri yang solid, dengan rekam jejak kuat dan pengalaman strategis.
- Alexandra tetap menjadi figur potensial namun telah digeser dari posisi formal pada Maret 2025.
- RUPSLB 4 Agustus 2025 menjadi momen penentu siapa yang bakal memimpin arah baru Bank Mandiri ke depan.
penulis : Muhammad Anwar Fuadi