Persaingan Ketat Puncuk Pimpinan: Riduan vs Alexandra Askandar
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri yang digelar pada Senin, 4 Agustus 2025, dikabarkan akan menetapkan Direktur Utama (Dirut) baru menggantikan Darmawan Junaidi. Nama Riduan, Wakil Direktur Utama (Wadirut) Bank Mandiri, disebut kuat menjadi kandidat utama posisi strategis tersebut.
Baca Juga : Perpustakaan Canggih: Teknologi Modern yang Mengubah Dunia Literatur
Sebelumnya, publik juga sempat mendengar nama Alexandra Askandar, Wadirut Bank Negara Indonesia (BNI), yang digadang-gadang masuk bursa calon Dirut Bank Mandiri. Alexandra sendiri pernah menjabat sebagai Wadirut di Bank Mandiri, sehingga kabar tersebut cukup menarik perhatian.
Namun, menurut sejumlah sumber internal, Riduan dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menduduki jabatan Dirut Bank Mandiri, mengingat pengalaman panjangnya di internal perseroan.
Penentuan Resmi Lewat RUPSLB Bank Mandiri
RUPSLB Bank Mandiri yang berlangsung di Menara Mandiri, Jakarta pukul 09.00 WIB, diperkirakan akan menjadi ajang penentuan resmi jajaran direksi dan komisaris baru. Sebagian sumber menyebutkan kemungkinan Darmawan Junaidi tetap menjabat sebagai Dirut, sementara lainnya menyebutkan pergantian kepemimpinan akan terjadi.
Manajemen Bank Mandiri melalui keterbukaan informasi pada 3 Agustus 2025 menegaskan bahwa daftar riwayat hidup calon pengurus baru akan tersedia pada hari pelaksanaan RUPSLB, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Performa Keuangan Bank Mandiri Tetap Solid
Meski isu pergantian kepemimpinan mencuat, kinerja Bank Mandiri tetap menunjukkan hasil yang mengesankan. Hingga Mei 2025, Bank Mandiri mencatatkan laba bersih sebesar Rp19,65 triliun (bank only), naik tipis 0,13 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan kredit yang mencapai Rp1.309,68 triliun atau naik 13,63 persen yoy. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.405,8 triliun, meningkat 8,54 persen yoy.
Tak hanya itu, total aset Bank Mandiri juga meningkat 9,85 persen dari Rp1.750,04 triliun pada Mei 2024 menjadi Rp1.922,57 triliun pada Mei 2025.
Riduan: Sosok Berpengalaman di Dunia Perbankan
Riduan lahir di Palembang pada 1970 dan menempuh pendidikan sarjana dan magister di Universitas Sriwijaya (UNSRI). Ia memulai kariernya di Bank Mandiri sejak 1999 dan telah mengisi berbagai posisi penting selama lebih dari dua dekade.
Beberapa posisi strategis yang pernah diemban Riduan antara lain:
- Regional CEO II Bank Mandiri (Sumatera) pada 2016–2017
- SEVP Middle Corporate Banking pada 2017
- Direktur Komersial Banking pada 2019
Baca Juga : Monitor Kerja Ideal: Produktivitas Meroket, Mata Tetap Nyaman!
Sebelum kembali aktif di Bank Mandiri, Riduan juga sempat menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi di BPJS Kesehatan pada 2013–2016. Kariernya yang gemilang dan pengalamannya yang luas menjadikannya figur yang layak diperhitungkan sebagai calon Dirut Bank Mandiri.
Penulis : Tamtia Gusti Riana