Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Saham ADRO Diprediksi Menguat: Peluang Reli IHSG dan Sentimen Positif Global

Kategori: saham
Gambar untuk Saham ADRO Diprediksi Menguat: Peluang Reli IHSG dan Sentimen Positif Global

IHSG Diperkirakan Tembus Level 7.800 di Tengah Euforia Investor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan yang signifikan, dan diperkirakan akan terus melanjutkan reli hingga mencapai level 7.800. Sentimen investor semakin positif berkat pemangkasan suku bunga yang diharapkan dan faktor eksternal yang menguntungkan.

Baca Juga : Cara Mengajukan KUR BRI Lewat HP & Link-nya: Panduan Lengkap 2025

Pada penutupan perdagangan Senin (28/7/2025), IHSG mencatatkan penguatan 0,94% atau 71,26 poin, menembus level 7.614,76, yang merupakan yang tertinggi dalam sembilan bulan terakhir. Kenaikan ini mencerminkan kepercayaan yang menguat di pasar saham Indonesia, yang didorong oleh stabilitas makroekonomi domestik dan membaiknya kondisi eksternal.

Menurut Hendra Wardana, pengamat pasar modal dan pendiri Republik Investor, IHSG yang berhasil menembus level resistance di 7.600 menandakan momentum bullish yang solid. Ia memprediksi IHSG akan bergerak menuju target jangka menengah di kisaran 7.800 hingga 7.882.

Faktor Pendukung Kenaikan IHSG: Suku Bunga dan Sentimen Global

Hendra menjelaskan bahwa reli IHSG bukan hanya reaksi sesaat, tetapi merupakan hasil dari kombinasi faktor fundamental yang kuat, baik dari sisi makro domestik maupun ekspektasi global. Pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia pada semester kedua 2025 menjadi katalis utama yang mendorong pasar untuk terus bergerak naik.

Penguatan IHSG juga dipengaruhi oleh meredanya ketegangan perdagangan global, terutama antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, serta ekspektasi dovish dari The Federal Reserve. Selain itu, tren kenaikan harga komoditas utama seperti minyak mentah turut memberikan dorongan tambahan bagi saham-saham berbasis sumber daya alam.

Saham ADRO: Rekomendasi Buy dengan Target Harga Rp 2.100

Dalam kondisi pasar yang menguntungkan ini, Hendra Wardana menyarankan investor untuk selektif dalam memilih saham yang memiliki fundamental kuat dan berada di sektor yang sedang berkembang. Salah satu saham yang direkomendasikan adalah PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), yang diperkirakan akan terus menguat, dengan target harga Rp 2.100.

Pada perdagangan 28 Juli 2025, saham ADRO ditutup naik 0,52% ke level Rp 1.925. Meskipun dalam periode tahun berjalan (YTD), saham ADRO masih tertekan 20,78%, transformasi bisnis ADRO menuju energi terbarukan dan logam masa depan diperkirakan akan memberikan potensi kenaikan harga saham dalam jangka panjang.

Saham Lain yang Menarik: BRMS, MBMA, dan JPFA

Selain ADRO, Hendra juga merekomendasikan saham-saham lain yang berpotensi menguat, di antaranya:

  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Didorong oleh ekspansi agresif tambang tembaga di Gorontalo, BRMS berpotensi menguat hingga mencapai Rp 480.
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Saham ini memiliki prospek cerah dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV), dengan target harga Rp 620.
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Menjadi pilihan menarik sebagai saham defensif di sektor konsumsi, dengan target harga Rp 1.850, mengingat permintaan protein hewani yang stabil.

Baca Juga : Stop Buang Uang Iklan, Ini Strategi Digital Terbaik!

Kewaspadaan terhadap Potensi Koreksi Jangka Pendek

Meskipun prospek penguatan IHSG masih terbuka, para analis mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang dapat memengaruhi pasar saham Indonesia. Koreksi jangka pendek tetap mungkin terjadi, sehingga penting bagi investor untuk mempersiapkan strategi dan tidak terjebak dalam euforia pasar.

Penulis : Tamtia Gusti Riana