Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Saham Bank Mandiri (BMRI) Melonjak, Potensi Dividen Rp 340/Saham dan Bisa Sentuh Rp 5.000-an

Gambar untuk Saham Bank Mandiri (BMRI) Melonjak, Potensi Dividen Rp 340/Saham dan Bisa Sentuh Rp 5.000-an

Saham Bank Mandiri Loncat 4,03% Menjadi Rp 4.910

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami lonjakan 4,03% pada perdagangan hari Selasa (12/8/2025), mencapai Rp 4.910 per saham. Saham Bank Mandiri diperdagangkan di rentang harga Rp 4.750-4.920 kemarin, dengan volume transaksi mencapai 301,6 juta saham dan nilai transaksi Rp 1,47 triliun. Saham BUMN ini menarik perhatian investor asing, tercatat net buy sebesar Rp 512 miliar.

Baca juga: 188 Saham Terperosok ke FCA: CDIA, COIN, Hingga ARGO

Investor Asing Borong Saham BMRI

Pada perdagangan kemarin, broker CGS International Sekuritas mencatatkan net buy sebesar Rp 278,2 miliar, sedangkan UBS Sekuritas Indonesia mencatatkan net buy Rp 190,9 miliar. Secara keseluruhan, investor asing memborong saham Bank Mandiri dengan total net buy sebesar Rp 512 miliar.

Saham BMRI Tertekan Sebelumnya, Namun Kini Dipandang Murah

Sebelumnya, saham BMRI sempat tertekan pada 6-8 Agustus 2025, dengan penurunan berturut-turut yaitu 1,05%, 0,43%, dan 0,21%. Meskipun demikian, saat ini saham BMRI dipandang murah berdasarkan valuasi. Rasio Price to Book Value (PBV) BMRI tercatat 1,8 kali, berada di bawah 1 PBV standard deviation rata-rata tiga tahun terakhir. Selain itu, Price Earnings Ratio (PER) saham BMRI sebesar 8,14 kali (TTM) juga tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata -1 PE standard deviation selama tiga tahun terakhir, menurut data dari Stockbit Sekuritas.

Potensi Penguatan Saham BMRI ke Level Rp 5.000-an

BRI Danareksa Sekuritas menyarankan untuk melakukan buy saham BMRI dalam perdagangan hari Rabu (13/8/2025). Mereka memperkirakan saham BMRI akan menguat menuju level resistance terdekatnya di kisaran Rp 5.050-5.225. Pergerakan harga saham BMRI berhasil membentuk pola InHS kecil yang menunjukkan potensi penguatan dalam jangka pendek.

Kinerja Keuangan Bank Mandiri: Laba Bersih dan Potensi Dividen

Bank Mandiri sendiri belum merilis laporan keuangan semester I-2025 karena masih dalam proses audit. Namun, pada Mei 2025, Bank Mandiri mencatatkan laba bersih bank only sebesar Rp 4,5 triliun, meskipun tercatat turun 2% yoy, namun mengalami kenaikan 26% mom. Laba bersih selama 5 bulan pertama tahun 2025 (5M25) tercatat Rp 19,7 triliun, stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ekspektasi Dividen Minimal Rp 340/Saham

Menurut analisis Stockbit Sekuritas, Bank Mandiri menawarkan potensi dividend yield minimal 7%, yang berarti potensi dividen untuk saham BMRI bisa mencapai sekitar Rp 340 per saham. Sebagai referensi, pada tahun buku 2024, Bank Mandiri membagikan dividen sebesar Rp 466,18 per saham, yang telah dibayarkan pada 23 April 2025.

Baca juga: LLDIKTI dukung Produk Penelitian Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia ke Nasional

BMRI Menawarkan Potensi Dividen dan Kenaikan Harga

Dengan valuasi yang masih tergolong murah, saham Bank Mandiri (BMRI) menawarkan potensi dividen yang menarik serta peluang kenaikan harga yang signifikan dalam jangka pendek. Investor asing pun semakin tertarik membeli saham BMRI, menunjukkan optimisme terhadap kinerja keuangan dan potensi pertumbuhannya ke depan.

Penulis: Fiska Anggraini