Apa Itu Sistem Full Call Auction (FCA)?
Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengimplementasikan sistem Full Call Auction (FCA) untuk saham-saham tertentu, termasuk saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). FCA adalah metode perdagangan di mana semua order beli dan jual dihimpun selama periode tertentu, kemudian dieksekusi sekaligus pada harga keseimbangan. Sistem ini khusus diterapkan pada saham yang tidak likuid atau saham yang terdaftar dalam kategori Papan Pemantauan Khusus (PPK).
Baca Juga : Cara Mengajukan KUR BRI Lewat HP & Link-nya: Panduan Lengkap 2025
CDIA Masuk ke Sistem FCA Setelah Suspensi
Saham CDIA mulai menggunakan sistem FCA setelah mengalami suspensi selama dua hari, pada 23-24 Juli 2025. Setelah kembali diperdagangkan menggunakan sistem FCA pada 25 Juli, saham CDIA mengalami kenaikan 9,9% menjadi Rp1.665, dengan total transaksi mencapai Rp117,4 miliar.
Perbedaan Sistem FCA dengan Perdagangan Reguler
Berbeda dengan perdagangan reguler yang dilakukan secara terus-menerus sepanjang jam bursa, perdagangan menggunakan sistem FCA hanya dilakukan pada waktu-waktu tertentu, biasanya sekali dalam sehari. Harga saham pada FCA ditentukan berdasarkan titik keseimbangan antara permintaan dan penawaran yang terjadi selama sesi. Sementara itu, pada perdagangan reguler, harga saham bergerak secara real-time sesuai dengan penawaran dan permintaan pasar.
Kapan Saham Bisa Keluar dari Sistem FCA?
Saham dapat keluar dari sistem FCA jika memenuhi beberapa syarat, di antaranya:
- Telah diperdagangkan di FCA selama minimal tujuh hari bursa.
- Rata-rata transaksi harian saham tersebut lebih dari Rp5 juta dan volume transaksi lebih dari 10 ribu saham dalam tiga bulan terakhir.
- Saham bisa keluar dari FCA jika harganya mengalami kenaikan di atas Rp51 atau jika perusahaan membagikan dividen tunai.
Mekanisme Perdagangan di Sistem FCA
Sistem FCA bekerja melalui beberapa tahapan:
- Pengumpulan Order: Order beli dan jual dikumpulkan tanpa dieksekusi dalam waktu 5-10 menit.
- Pencocokan: Sistem mencari titik keseimbangan antara harga dan volume.
- Eksekusi: Hanya order yang sesuai dengan harga keseimbangan yang diproses.
- Publikasi: BEI mengumumkan hasil transaksi setelah sesi selesai.
Baca Juga : Stop Buang Uang Iklan, Ini Strategi Digital Terbaik!
Tips Bertransaksi di Saham dengan Sistem FCA
Bagi investor yang tertarik untuk bertransaksi di saham yang menggunakan sistem FCA, disarankan untuk memantau jadwal perdagangan FCA yang biasanya dilakukan satu hingga dua kali dalam sehari. Penggunaan limit order sangat dianjurkan agar harga tetap terkendali sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, investor juga perlu mengawasi ketentuan auto rejection (ARB/ARA) yang berlaku, seperti batas penurunan harga minimum sebesar Rp1 untuk saham dengan harga Rp1–Rp10 dan batas fluktuasi harga sebesar ±10% untuk saham di atas Rp10.
Penulis : Tamtia Gusti Riana