Saham PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) baru-baru ini mengalami pergerakan yang menarik, dengan sempat terkena pengumuman Unusual Market Activity (UMA) pada Selasa, 15 Juli 2025. Namun, status UMA tersebut telah dicabut pada Rabu, 16 Juli 2025, dan saham PSAT kembali aman jelang pembukaan perdagangan.
Baca Juga : Tradisi Welcome and Farewell Parade Sambut AKBP Welman Feri SIK MIK di Polres Tanjungbalai
Pengumuman UMA dan Dampaknya pada Saham PSAT
Pada tanggal 15 Juli 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan pengumuman terkait saham PSAT yang mengalami kenaikan harga di luar kebiasaan pasar. Hal ini mengarah pada penetapan status Unusual Market Activity (UMA). Meskipun demikian, pengumuman UMA tersebut segera dicabut pada keesokan harinya, sehingga status saham PSAT kembali normal.
Setelah pengumuman UMA, saham PSAT mengalami penurunan sebesar 3,30% pada perdagangan Rabu, 16 Juli 2025, dengan harga saham ditutup di angka Rp 2.640. Saham PSAT sebelumnya mencatatkan kinerja yang impresif sejak listing perdana pada 8 Juli 2025 hingga 14 Juli 2025, dengan harga saham selalu mengalami Auto Reject Atas (ARA).
Heboh di Pasar Saham: Penjualan 1 Lot Saham PSAT
Saham PSAT juga menjadi perhatian publik, terutama di platform Stockbit. Selama sesi perdagangan, banyak pengguna yang melaporkan hanya memperoleh jatah 1 lot saham saat pertama kali IPO. Hal ini memicu perbincangan di kalangan investor, yang penasaran dengan strategi penjualan saham tersebut.
Mayoritas transaksi saham PSAT yang tercatat di Stockbit Sekuritas menunjukkan frekuensi penjualan yang sangat kecil, yakni hanya 1 lot saham per transaksi. Ini menunjukkan tingginya antusiasme dari para investor yang ingin membeli saham PSAT, meskipun jatah yang tersedia terbatas.
Pencatatan Saham PSAT di Bursa Efek Indonesia
PSAT resmi tercatat sebagai perusahaan ke-15 yang melakukan IPO pada tahun 2025. Saham PSAT tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sektor energi, khususnya dalam sub-industri distribusi batu bara. Dengan harga IPO sebesar Rp 900 per lembar saham, PSAT mencatatkan total saham sebanyak 1.482.353.000 lembar saham.
Pada masa penawaran umum yang berlangsung dari 2 hingga 4 Juli 2025, PSAT menawarkan sebanyak 222.353.000 lembar saham atau sekitar 15% dari total saham yang diterbitkan, dengan nilai nominal Rp 800 per saham. Total nilai dari penawaran umum ini mencapai Rp 200,11 miliar.
Permintaan Saham PSAT Melebihi Ekspektasi
Salah satu pencapaian menarik dari IPO PSAT adalah tingginya permintaan dari investor. Berdasarkan data BEI, jumlah pemegang saham yang tercatat melalui IPO PSAT mencapai 163.753 pihak, dengan kelebihan permintaan sebesar 34,5 kali. Angka ini mencerminkan betapa antusiasnya investor terhadap saham PSAT, yang telah menarik perhatian pasar dengan kinerja yang solid.
Profil Perusahaan Pancaran Samudera Transport (PSAT)
Pancaran Samudera Transport (PSAT) didirikan pada bulan April 2007 di Jakarta Utara, Indonesia. Perusahaan ini bergerak di bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum dan khusus. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, PSAT telah membangun reputasi sebagai pemain penting di sektor logistik dan distribusi energi, khususnya batu bara di Indonesia.
Baca Juga : 5 Kesalahan Routing yang Harus Dihindari di Jaringan
Perusahaan ke-15 yang Tercatat di BEI pada 2025
PSAT menjadi salah satu perusahaan yang menarik perhatian setelah sukses melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2025. Sebagai bagian dari sektor energi dan distribusi batu bara, PSAT berpotensi menjadi salah satu pilihan investasi menarik di pasar modal Indonesia.
Penulis : Tamtia Gusti Riana