Logo Universitas Teknokrat Indonesia

“Sangat Jarang” — Faktor yang Dapat Memicu Parricide pada Remaja

Gambar untuk “Sangat Jarang” — Faktor yang Dapat Memicu Parricide pada Remaja

“Sangat

Kasus di Florida di mana remaja berusia 14 tahun diduga membunuh kedua orang tuanya menjadi sorotan publik. Psikolog forensik anak, Dr. Justin D’Arienzo, menyampaikan bahwa pembunuhan orang tua oleh anak—yang disebut parricide—merupakan kejadian luar biasa jarang. Namun tetap ada faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan risikonya New Haven Register.

Bisa juga: 50 Ucapan Hari Kemerdekaan RI dalam Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Sosial Media


1. Seberapa Sering Parricide Terjadi?

  • Parricide hanya menyumbang sekitar 2%–3% dari semua kasus pembunuhan di AS sejak 2010, alias sekitar 300 lebih kasus setiap tahun, atau rata-rata 6 insiden per minggu WikipediaAce Archive.
  • Secara global, di Amerika Serikat parricide menyumbang sekitar 2% dari seluruh pembunuhan; di Inggris dan Wales 3%–4%; di Australia sekitar 12% dari pembunuhan dalam lingkungan keluarga SAGE Journals+1.
  • Hanya sekitar 20% kasus parricide dilakukan oleh pelaku di bawah usia 18 tahun. Artinya, lebih sering terjadi pada pelaku dewasa muda atau orang dewasa theconversation.com+5ebsco.com+5Ace Archive+5.

2. Faktor Risiko Utama Menurut Penelitian

Menurut Dr. D’Arienzo dan studi psikologi forensik:

  • Remaja yang mengalami depresi berat, gangguan kecemasan, kecanduan narkoba, atau gangguan perkembangan neurokognitif memiliki risiko lebih mungkin terlibat kasus ekstrem ini—meskipun tetap sangat jarang New Haven Register.

Studi lanjutan menunjukkan bahwa kebanyakan pelaku usia muda berhadapan dengan salah satu dari kondisi berikut:

  • Riwayat penyalahgunaan atau pengabaian oleh orang tua (fisik, psikologis, seksual), sering menjadi latar belakang parricide ebsco.comWikipedia.
  • Gangguan psikiatris serius — seperti psikosis, skizofrenia—yang sering tidak ditangani atau pelaku berhenti mengambil obatnya menjelang kejadian live.mdedge.comSAGE Journals.

3. Motif Parental Homicide oleh Anak (Usia 8–24 Tahun)

Menurut kajian Parricide Prevention Institute, motif utama dalam kasus parricide oleh anak usia muda adalah:

  1. Isu kontrol (misalnya, pembatasan akses teknologi) — ~38%
  2. Motif uang — ~10%
  3. Menghentikan penyalahgunaan (untuk diri atau keluarga) — ~8%
  4. Ledakan emosi (fit of anger) — ~8%
  5. Keinginan untuk hidup berbeda (misalnya ingin pindah ke orang tua lain) — ~7% SAGE Journals+6atozwiki.com+6Ace Archive+6Wikipedia+1

Artinya, banyak kasus bukan semata karena kekerasan fisik, tapi dapat dipicu oleh konflik personal dan tekanan psikososial.

Bisa juga:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung


4. Profil Pelaku dalam Studi-Lingkungan


✅ Ringkasan Faktor-Faktor yang Diduga Berkontribusi atas Parricide Remaja

Kategori FaktorPenjelasan
Kondisi kesehatan mentalDepresi berat, gangguan kecemasan, psikosis, atau gangguan neurokognitif
Riwayat penyalahgunaanPernah mengalami kekerasan atau pengabaian orang tua
Konflik dan psikososialKontrol otoritatif, kebutuhan uang, keinginan perubahan hidup
Demografi pelakuDidominasi laki-laki dewasa; pelaku remaja relatif jarang
Motivasi usia mudaMembalas tekanan, frustasi terhadap batasan keluarga atau kontrol restriktif

🧠 Kesimpulan

  • Parricide merupakan kejadian luar biasa jarang, hanya 2%–3% dari semua pembunuhan.
  • Meski demikian, ketika terjadi, sering kali melibatkan kombinasi psikologis yang kompleks, seperti gangguan mental, tekanan emosional, dan sejarah hubungan kekerasan.
  • Untuk remaja, meskipun kasus seperti Trevor Lee terdengar dramatis, secara statistik tetap sangat jarang. Namun penting diperhatikan bahwa setiap kasus sulit mencerminkan gambaran universal, dan membutuhkan evaluasi individu menyeluruh oleh profesional.

penulis:zaskia amelia