Pasar Taman Puring, yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran hebat pada Senin malam. Hampir seluruh kios di pasar tersebut dilaporkan habis terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kebakaran kali ini bukan yang pertama bagi pasar legendaris ini, yang sudah memiliki sejarah panjang terkait peristiwa serupa.
Baca juga : Terjun Bebas 0,48% di Selasa Pagi, IHSG Berbalik Melemah
Riwayat Kebakaran di Pasar Taman Puring
Pasar Taman Puring pernah mengalami kebakaran besar sebelumnya, yakni pada tahun 2002. Saat itu, hampir seluruh bangunan pasar dilalap api, menyebabkan kerusakan parah pada berbagai kios yang ada. Pasca kebakaran, pasar ini dibangun kembali dengan struktur yang lebih modern untuk mengantisipasi kebakaran di masa depan.
Penyebab Kebakaran Terbaru
Pada kebakaran terbaru ini, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menduga bahwa sumber api berasal dari korsleting listrik di salah satu kios. Bangunan pasar yang padat dan banyak menggunakan material mudah terbakar tentu menjadi tantangan besar dalam penanganan kebakaran.
Sejarah Pasar Taman Puring
Pasar Taman Puring adalah salah satu pasar tradisional yang legendaris di Jakarta Selatan. Pasar ini terletak di kawasan strategis, dekat dengan Terminal Blok M dan skywalk Kebayoran Lama yang baru saja diresmikan. Sebelumnya, kawasan ini merupakan taman kota, yang kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan aktif warga sekitar.
Berdirinya Pasar Taman Puring
Pasar Taman Puring mulai beroperasi pada 1970-an, dan pada awalnya dikenal sebagai tempat jual beli barang-barang bekas, onderdil kendaraan, serta aksesori militer. Seiring berjalannya waktu, pasar ini berkembang menjadi pusat perdagangan barang-barang kulit, seperti sepatu, tas, jaket, hingga berbagai jenis pakaian.
Ciri Khas dan Reputasi Pasar Taman Puring
Pasar Taman Puring dikenal dengan deretan kios kecil yang saling berdempetan, memberikan kesan tradisional yang kental. Pasar ini terkenal dengan harga barang yang terjangkau, menjadikannya tujuan favorit bagi warga lokal maupun pengunjung dari luar kota.
Baca juga : Pengcab KKI Bandar Lampung Pimpinan Mahathir Muhammad Dikukuhkan
Asal Usul Nama Taman Puring
Nama "Taman Puring" berasal dari banyaknya pohon puring yang dulunya tumbuh di sekitar kawasan tersebut. Berdasarkan informasi dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, daerah di sisi selatan Jalan Kyai Maja ini awalnya merupakan ruang terbuka hijau. Seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi di kawasan ini, area taman tersebut pun bertransformasi menjadi pusat perdagangan yang dikenal dengan nama Pasar Taman Puring.
Penulis : Naysila pramuditha azh zahra